Portal Berita Indonesia

Tolong Jelaskan Bagaimana Teori-teori Tentang Kedaulatan Negara ?

Tolong Jelaskan Bagaimana Teori-teori Tentang Kedaulatan Negara ? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Tolong Jelaskan Bagaimana Teori-teori Tentang Kedaulatan Negara ?

Q: A. Negara ….>> adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu [...]

Rating: 4

Q:

A. Negara ….>> adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.

Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.

Keberadaan negara
Keberadaan negara, seperti organisasi secara umum, adalah untuk memudahkan anggotanya (rakyat) mencapai tujuan bersama atau cita-citanya. Keinginan bersama ini dirumuskan dalam suatu dokumen yang disebut sebagai Konstitusi, termasuk didalamnya nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh rakyat sebagai anggota negara. Sebagai dokumen yang mencantumkan cita-cita bersama, maksud didirikannya negara Konstitusi merupakan dokumen hukum tertinggi pada suatu negara. Karenanya dia juga mengatur bagaimana negara dikelola. Konstitusi di Indonesia disebut sebagai Undang-Undang Dasar.

Dalam bentuk modern negara terkait erat dengan keinginan rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan cara-cara yang demokratis. Bentuk paling kongkrit pertemuan negara dengan rakyat adalah pelayanan publik, yakni pelayanan yang diberikan negara pada rakyat. Terutama sesungguhnya adalah bagaimana negara memberi pelayanan kepada rakyat secara keseluruhan, fungsi pelayanan paling dasar adalah pemberian rasa aman. Negara menjalankan fungsi pelayanan keamanan bagi seluruh rakyat bila semua rakyat merasa bahwa tidak ada ancaman dalam kehidupannya. Dalam perkembangannya banyak negara memiliki kerajang layanan yang berbeda bagi warganya.

Berbagai keputusan harus dilakukan untuk mengikat seluruh warga negara, atau hukum, baik yang merupakan penjabaran atas hal-hal yang tidak jelas dalam Konstitusi maupun untuk menyesuaikan terhadap perkembangan zaman atau keinginan masyarakat, semua kebijakan ini tercantum dalam suatu Undang-Undang. Pengambilan keputusan dalam proses pembentukan Undang-Undang haruslah dilakukan secara demokratis, yakni menghormati hak tiap orang untuk terlibat dalam pembuatan keputusan yang akan mengikat mereka itu. Seperti juga dalam organisasi biasa, akan ada orang yang mengurusi kepentingan rakyat banyak. Dalam suatu negara modern, orang-orang yang mengurusi kehidupan rakyat banyak ini dipilih secara demokratis pula.

Asal muda terjadi negara berdasarkan fakta sejarah
1.Pendudukan (Occupatie) Hal ini terjadi ketika suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasai, kemudian diduduki dan dikuasai.Misalnya,Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan tahun 1847.
2. Peleburan (Fusi) Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur atau bersatu menjadi Negara yang baru.Misalnya terbentuknya Federasi Jerman tahun 1871.
3. Penyerahan (Cessie) Hal ini terjadi Ketika suatu Wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan suatu perjanjian tertentu.Misalnya,Wilayah Sleeswijk pada Perang Dunia I diserahkan oleh Austria kepada Prusia,(Jerman).
4. Penaikan (Accesie) Hal ini terjadi ketika suatu wilayah terbentuk akibat penaikan Lumpur Sungai atau dari dasar Laut (Delta).Kemudian di wilayah tersebut dihuni oleh sekelompok orang sehingga terbentuklah Negara.Misalnya,wilayah negara Mesir yang terbentuk dari Delta Sungai Nil.
5. Pengumuman (Proklamasi) Hal ini terjadi karena suatu daerah yang pernah menjadi daerah jajahan ditinggalkan begitu saja. Sehingga penduduk daerah tersebut bisa mengumumkan kemerdekaannya. Contahnya, Indonesia yang pernah di tinggalkan Jepang karena pada saat itu jepang dibom oleh Amerika di daerah Hiroshima dan Nagasaki.

contoh makalah tentang pendidikan?
Q: Makalah

A. slm knl coyyy…
nee Q kasih contohnya???

MAKALAH KAJIAN EKONOMI SYARIAH
PEGADAIAN SYARIAH (RAHN)

Sesungguhnya Ruh Qudus itu akan berhembus pada suasana kalut (kepanikan). Sesungguhnya jiwa seseorang itu tidak akan mati sampai rejeki yang ia dapatkan itu menjadi sempurna. Maka takutlah kalian kepada Allah dan berbuat baiklah selalu didalam mencari rejeki.

ï¶PENGERTIAN
Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata pasal 1150, gadai adalah suatu hak yang diperoleh seorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak. Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh orang lain atas nama orang yang mempunyai utang. Seorang yang berhutang tersebut memberikan kekuasaan kepada orang yang untuk menggunakan barang bergerak yang telah diserahkan untuk melunasi utang apabila pihak yang berutang tidak dapat memenuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo.
Perusahaan Umum Pegadaian adalah satu-satunya Badan Usaha di Indonesia yang secara resmi mempunyai ijin untuk melaksanakan kegiatan lembaga keuangan berupa pembiayaan dalam bentuk penyaluran dana ke masyarakat atas dasar Hukum gadai.
Gadai dalam fiqh disebut Rahn, yang menurut bahasa adalah nama barang yang dijadikan sebagai jaminan kepercayaan. Sedangkan menurut syaraâ artinya menyandera sejumlah harta yang diserahkana sebagai jaminan secara hak, tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan.

ï¶SEJARAH BERDIRINYA PEGADAIAN
Pegadaian dikenal mulai dari Eropa, yaitu negara Italia, Inggris dan Belanda. Sedangkan di Indonesia pengenalannya pada akhir abad 19-an setelah masukanya kolonial Belanda oleh sebuah Bank yaitu Van Lening. Bank tersebut memberi jasa pinjaman dana dengan syarat penyerahan barang bergerak, sehingga Bank ini pada hakikatnya telah memberikan jasa pegadaian.
Selanjutnya pegadaian milik pemerintah tetap diberi fasilitas monopoli atas kegiatan pegadaian di Indonesia. Dinas pegadaian mengalami beberapa kali bentuk badan hukum sehingga akhirnya pada tahun 1990 menjadi perusahaan umum. Pada tahun 1960 Dinas Pegadaian berubah menjadi Perusahaan Negara (PN) Pegadaian, pada tahun 1969 PN di ubah menjadi PerJan Pegadaian, dan pada tahun 1990 menjadi Perum.

ï¶LANDASAN HUKUM
ï¼Al-Qurâan
âJika kamu dalam perjalanan (dan kamu melaksanakan muamalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperolah seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dapat dijadikan sebagai pegangan (oleh yang menghutangkan), tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain,maka hendaklah yang dipercaya itu menunaikan amanat (utangnya) dan hendaknya ia bertakwa kepada Allah SWTâ (QS. Al-Baqarah : 283).
ï¼Al-Hadist
Bukhari dan yang lainnya meriwayatkan dari aisyah berkata âRasulullah pernah memberi makanan dari orang yahudi dan beliau menggadaikan kepadanya baju besi beliauâ (HR Bukhari dan Muslim).
Dari Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah saw berkata, âbarang yang digadaikan itu tidak boleh ditutup dari pemilik yang menggadaikannya. Baginya adalah keuntungan dan tanggung jawabnya ialah bila ada kerugian (atau biaya). (HR. Safii an Daruqutni).
ï¼Ijtihad Ulama
Perjanjian gadai yang diajarkan dalam Al-Qurâan dan Al-Hadist itu dalam pengembangan selanjutnya dilakukan oleh para fuqaha dengan jalan Ijtihad, dengan kesepakatan para ulama bahwa gadai diperbolehkan dan para ulama tidak pernah mempertentangkan kebolehannya demikian juga dengan landasan hukumnya.

ï¶RUKUN GADAI SYARIâAH
1.Ar-Rahin (yang menggadaikan), yaitu orang yang telah dewasa, berakal, bias dipercaya, dan memiliki barang yang akan digadaikan.
2.Al-murtahin (yang menerima gadai), yaitu orang, bank, atau lembaga yang dipercaya oleh rahin untuk mendapatkan modal dengan jaminan barang (gadai).
3.Al-Marhun/Rahn barang digadaikan), yaitu barang digunakan rahin untuk dijadikan jaminan dalam mendapatkan utang.
4.Al-Marhun Bih (hutang), yaitu sejumlah dana yang diberikan murtahin kepada rahin atas dasar besarnya tafsiran marhun.
5.Sighat, ijab dan qabul, yaitu kesepakatan antara rahin dan murtahin dalam melakukan transaksi gadai.

ï¶SYARAT GADAI SYARIâAH
1.Rahin dan Murtahin
Adalah pihak-pihak yang melakukan perjanjian rahn, yakni rahin dan murtshin harus mengikuti syarat-syarat berikut kemampuan, yaitu berakal sehat.
2.Shighat
a.Sighat tidak boleh terikat dengan syarat tertentu dan juga dengan suatu waktu dimasa depan.
b.Rahn mempunyai sisi pelepasan barang dan pemberian hutang seperti halnya akad jual neli.
3.Marhun bih (utang)
a.Harus merupakan hak yang wajib diberikan/ diserahkan kepada pemiliknya.
b.Memungkinkan pemanfaatan. Bila sesuatu menjadi utang tiak bias dimanfaatkan, maka tidak sah.
c.Harus dapat dikuantifikasi atau dapat dihitung jumlahnya.
4.Marhun (barang)
Syarat barang gadai:
a.Harus diperjual belikan
b.Harus berupa harta yang bernilai
c.Marhun harus bias dimanfaatkan secara syariah
d.Harus diketahui keadaan fisiknya
e.Harus dimiliki oleh rahin (peminjam atau pegadai)

Powered by Yahoo! Answers