Portal Berita Indonesia

Tolong Donk PKN Bisa *5 Menunggu :D ?

Tolong Donk PKN Bisa *5 Menunggu :D ? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Tolong Donk PKN Bisa *5 Menunggu :D ?

Q: 1.apa tujuan dibentuknya hukum internasional?,jelaskan2.apa yang menjadi sumber formal hukum internasional?,jelaskan!Please jawab *5 menunggu! A. 1. Pada umumnya, hukum internasional dibentuk dengan tujuan untuk mengatur hubungan antarbangsa, yang ditujukan demi kepentingan bersama.2. ada 2 sumber hukum dalam arti formal:a. Pasal 7 Konvensi Den Haag (18 Oktober 1907)b. Pasal 38 Piagam Mahkamah Internasional yang tercantum [...]

Rating: 5

Q: 1.apa tujuan dibentuknya hukum internasional?,jelaskan
2.apa yang menjadi sumber formal hukum internasional?,jelaskan!
Please jawab *5 menunggu!

A. 1. Pada umumnya, hukum internasional dibentuk dengan tujuan untuk mengatur hubungan antarbangsa, yang ditujukan demi kepentingan bersama.
2. ada 2 sumber hukum dalam arti formal:
a. Pasal 7 Konvensi Den Haag (18 Oktober 1907)
b. Pasal 38 Piagam Mahkamah Internasional yang tercantum dalam Piagam PBB tanggal 26 Juni 1945, yang dibagi lagi menjadi 5, yaitu:
- Konvensi2 internasional/perjanjian internasional (traktat/treaty/international convention)
- Kebiasaan2 internasional, yang terbukti dalam praktik umum dan diterima sebagai hukum (international custom)
- Prinsip2 hukum internasional yang diakui bangsa2 yang beradab (General principles of law)
- Keputusan2 hukum (yurisprudensi/judicial decision)
- Pendapat dan ajaran para ahli hukum terkemuka (doktrin)
Kakak2 yang cantik2, yg cakep2 bantuin yah! PKN. Tujuan diadakanya ratifikasi hasil perjanjian internasional a?
Q:

A. untuk menghindari perpecahan atau perang antara bangsa atau negara. dengan perjanjian,yg melakukan perjanjian harus menaati dan jika ingkar,maka bangsa lain akan membantu bangsa yg diingkari perjanjiannya. spt perjanjian renville dan permasalahan irian barat oleh indo-blanda.
Mengapa perjanjian internasional dpat d btalkan?jLaskn alsan anda?
Q:

A. Perjanjian internasional berakhir/batal apabila :

a. terdapat kesepakatan para pihak melalui prosedur yang ditetapkan
dalam perjanjian;
b. tujuan perjanjian tersebut telah tercapai;
c. terdapat perubahan mendasar yang mempengaruhi pelaksanaan
perjanjian;
d. salah satu pihak tidak melaksanakan atau melanggar ketentuan
perjanjian;
e. dibuat suatu perjanjian baru yang menggantikan perjanjian lama;
f. muncul norma-norma baru dalam hukum internasional;
g. objek perjanjian hilang;
h. terdapat hal-hal yang merugikan kepentingan nasional.

Perjanjian internasional yang berakhir/batal sebelum waktunya,
berdasarkan kesepakatan para pihak, tidak mempengaruhi penyelesaian
setiap pengaturan yang menjadi bagian perjanjian dan belum
dilaksanakan secara penuh pada saat berakhirnya perjanjian
tersebut.

Powered by Yahoo! Answers