Portal Berita Indonesia

Sebutkan Asas-asas Perjanjian Internasional?

Sebutkan Asas-asas Perjanjian Internasional? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Sebutkan Asas-asas Perjanjian Internasional?

Q: A. 1. hukum internasional..2. kebiasaan internasional..3. pendapat para ahli..4. hukum atw nilai2 nasional dr setiap negara.. coba sebutkan sumber-sumber hukum internasional? Q: Sebab hukum internasional adalah hukum yang makin berkembang dewasa ini apalagi berkaitan dengan terjadinya konflik lain sehingga untuk menyelesaikan permasalahan diperlukan sumber-sumber yang jelas ? A. Pasal 38 PIAGAM MAHKAMAH INTERNASIONAL ayat [...]

Rating: 5

Q:

A. 1. hukum internasional..
2. kebiasaan internasional..
3. pendapat para ahli..
4. hukum atw nilai2 nasional dr setiap negara..
coba sebutkan sumber-sumber hukum internasional?
Q: Sebab hukum internasional adalah hukum yang makin berkembang dewasa ini apalagi berkaitan dengan terjadinya konflik lain sehingga untuk menyelesaikan permasalahan diperlukan sumber-sumber yang jelas ?

A. Pasal 38 PIAGAM MAHKAMAH INTERNASIONAL ayat 1 menyatakan bahwa dalam mengadili perkara yang diajukan, MI akan menggunakan:

1. PERJANJIAN INTERNASIONAL, yang mengandung ketentuan hukum dan diakui secara tegas oleh negara yang bersengketa.

2. KEBIASAAN2 INTERNASIONAL, yang mengandung unsur : bersifat umum dan diterima sebagai hukum.

3. PRINSIP HUKUM UMUM, yakni asas hukum yang mendasari sistem hukum modern.

4. SUMBER HUKUM TAMBAHAN : KEPUTUSAN PENGADILAN DAN PENDAPAT SARJANA TERKEMUKA DUNIA.

5.KEPUTUSAN BADAN PERLENGKAPAN ORGANISASI DAN LEMBAGA INTERNASIONAL.

apa makna dari perjanjian internasional , dijawabyach plizzz?
Q:

A. Sampai saat ini para ahli masih mempunyai sudut pandang yang berbeda-beda terhadap makna perjanjian internasional sehingga makna istilah tersebut masih beranekaragam. Untuk lebih jelasnya, akan dikemukakan beberapa pendapat dari para ahli hukum internasional mengenai istilah perjanjian internasional sebagai berikut:
Moehtar Kusumaatmadja mengemukakan bahwa âPerjanjian internasional adalah perjanjian antara anggota masyarakat bangsa-bangsa yang mengakibatkan berlakunya hukum tertentuâ.
G. Schwarzenherger tnengemukakan bahwa âPerjanjian internasional sebagai suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat, baik berbentuk bilateral, maupun multilateral. Subjek-subjek hukum dalam hal ini bukan hanya lembaga-lembaga internasional, melainkan negara-negaraâ.
Oppenheimer-Lauterpacht mengemukakan bahwa âPerjanjian internasional adalah persetujuan antarnegara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara kedua pihakâ.
Definisi dari Konvensi Wina tahun 1969, yaitu âPerjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih yang bertujuan mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. Tegasnya, mengatur perjanjian antarnegara selaku subjek hukum internasionalâ.
Berdasarkan pengertian tersebut, terlihat jelas adanya perbedaan. Namun, pada prinsipnya memiliki tujuan yang sama. Pengertian pertama dan kedua perjanjian internasional dilakukan oleh seluruh sublek hukum internasional, baik negara maupun lainnya. Pada pengertian ketiga dan keempat hanya negara yang bisa melakukan perjanjian internasional dengan negara-negara lainnya. Berkenaan dengan hal itu, setiap bangsa dan negara yang ikut dalam suatu perjanjian, harus menjunjung tinggi dan menaati seluruh ketentuan yang ditetapkan. Hal tersebut sudah merupakan kewajiban dan sesuai dengan asas hukum perjanjian yang berbunyi âJanji itu mengikat para pihak dan harus dilaksanakan dengan itikad baikâ. Asas ini disebut dengan asas pacta sunt servanda.
Apabila yang terjadi adalah sebaliknya atau ada sebagian negara atau bangsa yang melanggar atau tidak menaati aturan-aturan yang telah diputuskan sebelumnya, ketidakdamaian atau ketidakharmonisan akan tercipta, bahkan akan menimbulkan pertentangan di antara negara-negara yang melakukan perjanjian.
Tlng bntu aku dink , yg bisa msuk .?
Q: 1. sbtkan 3 sumber hkum internsional ?
2. sbtkan 2 asas hkum intrnasional ?
3. sbutkan 3 subjek hkum intrnsional ?
4. kpn ASEAN trbntuk ?
5. sbtkan bentuk/istlah prjnjian intrnsional ?

A. Menurut Prof Mochtar Kusumaatmadja, sumber hukum utama/primer: 1. perjanjian internasional; 2. hukum kebiasaan internasional; 3. prinsip-prinsip hukum umum; Sumber hukum tambahan/subsidier : 1. keputusan pengadilan; 2. ajaran para sarjana terkemuka.
Dan jawaban pertanyaan lain silakan ente masuk ke link ini: http://www.scribd.com/doc/21256916/Sumber-Hukum-Internasional

Powered by Yahoo! Answers