Portal Berita Indonesia

Presiden Perempuan Pertama di Korea Selatan

Presiden Perempuan Pertama di Korea Selatan Diulas oleh estyle pada . Artikel berikut membahas tentang Presiden Perempuan Pertama di Korea Selatan

Sejarah kepresidenan di Korea Selatan berubah semenjak Park Geun-hye memenangkan kursi presiden pada pemilu Korea tahun 2012 yang lalu. Park Geun Hye merupakan presiden perempuan pertama yang berhasil memenangkan pemilu setelah sekian lama kursi kepresidenan Korea Selatan selalu dipegang oleh laki-laki. Ia harus bersaing dengan kompetitor kuatnya, yaitu Moon Jae-in dan Park Geun-hye berhasil menang [...]

Rating: 4

Sejarah kepresidenan di Korea Selatan berubah semenjak Park Geun-hye memenangkan kursi presiden pada pemilu Korea tahun 2012 yang lalu. Park Geun Hye merupakan presiden perempuan pertama yang berhasil memenangkan pemilu setelah sekian lama kursi kepresidenan Korea Selatan selalu dipegang oleh laki-laki. Ia harus bersaing dengan kompetitor kuatnya, yaitu Moon Jae-in dan Park Geun-hye berhasil menang setelah memperoleh suara lebih dari 51,5%. Perubahan ini tentu saja disambut baik oleh sebagian masyarakat Korea, terutama kaum wanita, karena sebelumnya belum pernah ada calon presiden perempuan yang berhasil memenangkan pemilu. Bahkan ibu dari Park Geun-hye sendiri juga tidak berhasil menjadi presiden perempuan pertama di Korea Selatan.

Presiden Perempuan Korea SelatanPark Geun-hye merupakan putri dari mantan diktator Korea Selatan, Park Chung Hee. Geun-hye sadar akan reputasi ayahnya yang kurang baik di mata masyarakat dan oleh sebab itu, ia meminta maaf atas cara ayahnya menjalankan rezim yang dinilai sangat keras. Setelah menjabat posisi sebagai presiden, sudah ada beberapa tantangan yang menanti yang harus dihadapi oleh Park Geun-hye. Beberapa diantaranya adalah ketegangan hubungan dengan Korea Utara, biaya kesejahteraan rakyat dan melambatnya perumbuhan ekonomi. Dalam kampanyenya, Geun-hye juga mengusung isu demokratisasi ekonomi dan ia juga berencana akan melakukan pembangunan ekonomi yang cepat. Geun-hye juga menjanjikan tambahan lapangan kerja baru bagi masyarakat dan juga meningkatkan biaya kesejahteraan masyarakat. Park Geun-hye sadar bahwa sangatlah penting baginya sebagai pemimpin korea Selatan untuk mempertahankan kekuasaan para konglomerat di negeri ginseng ini yang berperan besar dalam menjalankan roda perekonomian mereka.

Sedangkan untuk permasalahan dengan Korea Utara, Geun-hye berharap ia bisa memperbaiki hubungan serta mempererat hubungan negaranya dengan Korea Utara. Ia juga berencana akan kembali memberikan bantuan kemanusiaan kepada Korea Utara yang sebelumnya sempat dibekukan oleh Lee Myung Bak. Ia juga memproyeksikan pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un. Banyak masyarakat Korea yang berharap, perubahan baru ini akan semakin membawa Korea Selatan semakin menuju ke arah yang lebih baik.