Portal Berita Indonesia

Mohon Bantuannya. Siapa Yg Tau Apa Saja Subyek Dan Obyek Dari Hukum Internasional Itu?

Mohon Bantuannya. Siapa Yg Tau Apa Saja Subyek Dan Obyek Dari Hukum Internasional Itu? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Mohon Bantuannya. Siapa Yg Tau Apa Saja Subyek Dan Obyek Dari Hukum Internasional Itu?

Q: Bagi yg tau mohon di tuliskan disini, kalau bisa yg banyak ya dan jangan lupa juga camtumkan sumber yg jelas!! Terima kasih A. 1. Subyek Hukum Subyek hukum internasional diartikan sebagai pemilik, pemegang atau pendukung hak dan pemikul kewajiban berdasarkan hukum internasional. Pada awal mula, dari kelahiran dan pertumbuhan hukum internasional, hanya negaralah yang [...]

Rating: 5

Q: Bagi yg tau mohon di tuliskan disini, kalau bisa yg banyak ya dan jangan lupa juga camtumkan sumber yg jelas!! Terima kasih

A. 1. Subyek Hukum

Subyek hukum internasional diartikan sebagai pemilik, pemegang atau pendukung hak dan pemikul kewajiban berdasarkan hukum internasional. Pada awal mula, dari kelahiran dan pertumbuhan hukum internasional, hanya negaralah yang dipandang sebagai subjek hukum internasional. Namuan, seiring perkembangan zaman telah terjadi perubahan pelaku-pelaku subyek hokum internasional itu sendiri. Dewasa ini subjek-subjek hukum internasional yang diakui oleh masyarakat internasional, adalah:

- Negara
- Organisasi Internasional
- Palang Merah Indonesia
- Tahta Suci Vatikan
- Kelompok Pemberontakan/Pembebasan
- Individu
- Perusahaan Multinasional (MNC)

Subyek hukum internasional juga dapat didefinisikan sebagai pihak yang dapat dibebani hak dan kewajiban yang diatur oleh Hukum Internasional atau setiap negara, badan hokum (internasional) atau manusia yang memiliki hak dan kewajiban dalam hubungan internasional. Selengkapnya ada di : http://younkhendra.wordpress.com/2009/01/26/tugas-mt-kul-hukum-internasional/

2. Objek Hukum

Objek hukum internasional adalah pokok-pokok permasalahan yang dibicarakan atau dibahas dalam hukum internasional. Namun, kawasan geografis suatu Negara (difined territory) juga dapat dikatakan sebagai objek hukum internasional dikarenakan sifat objek hukum internasional hanya bias dikenai kewajiban tanpa bias menuntuk haknya. Objek hukum merupakan sesuatu yang dapat berguna bagi subyek hukum dan dapat menjadi suatu pokok hubungan hukum yang dilakukan oleh subyek-subyek hukum, biasanya dinamakan benda atau hak yang dapat dimiliki dan dikuasai oleh subyek hukum. Contoh-contoh objek hukum internasional adalah :

- Hukum Internasional Hak Asasi Manusia
- Hukum Humaniter Internasional
- Hukum Kejahatan Terhadap Kemanusiaan (massal).
Selengkapnya ada di : http://younkhendra.wordpress.com/2009/01/26/tugas-mt-kul-hukum-internasional/

Islam Lebih Banyak Memperjuangkan Hak-Hak Perempuan daripada Kristen?
Q: "Memeluk agama Kristen ternyata hanya membatasi kebebasan perempuan, sementara ketika memeluk Islam, justru kebebasan perempuan diperjuangkan." begitu ungkap muslimah Spanyol, Laura Rodriguez, ketua organisasi persatuan muslimah Spanyol yang selama ini memperjuangkan hak-hak perempuan muslimah.

Laura Rodriguez lahir dalam keluarga Katolik dan lulus dari sekolah Katolik, namun kemudian masuk Islam dan sekarang menjabat sebagai wakil dari muslimah Spanyol.

Islam memberi saya hak, di mana hal tersebut tidak ada di dalam agama kristen. Seperti kebebasan pribadi, hak-hak ekonomi, hak mewakili kepentingan seseorang di pengadilan, hak untuk mendapat pendidikan, pekerjaan dan kebutuhan biologis." kata Rodriguez.

Berbeda dengan Islam, dalam agama Kristen, seorang wanita tidak dapat naik banding langsung dalam hukum agama. Seorang wanita juga tidak berhak mendapat keintiman dalam hubungan suami istri. Jadi fungsi wanita dibatasi hanya melahirkan anak-anak. Wanita juga tidak memiliki hak dalam masalah perceraian dan pemakaian alat kontrasepsi." tambahnya.

Sampai saat ini, wanita Hispanik bahkan tidak bisa membuka rekening bank tanpa izin dari suaminya," kata Yusuf Ordones Fernandez, sekretaris Federasi Muslim Spanyol.

Lantas ketika muncul pertanyaan mengapa di negara-negara Kristen, perempuan semakin banyak terlibat dalam kehidupan sosial daripada di negara-negara Muslim, Laura Rodriguez menjawab kalau negara-negara Barat sekarang ini tidak hidup dalam aturan agama Kristen, tetapi hidup dalam undang-undang sekuler.

Sedangkan menurut Laura, masalah justru muncul di dalam undang-undang sekuler ketika berhadapan dengan hak-hak perempuan muslimah. Fakta membuktikan kalau undang-undang tersebut tidak dapat melindungi hak-hak mereka, khususnya kaum perempuan imigran. Ketidakadilan itulah yang kemudian mendorong Laura Rodriguez berusaha meringankan penderitaan mereka entah bagaimana caranya.

Bagi Laura, hak asasi manusia yang digembar-gemborkan dunia Internasional hingga saat ini justru lebih banyak menciptakan masalah di Eropa. Di sisi lain, Eropa terus menggambarkan Islam sebagai agama yang buruk dengan menunjukkan kepada masyarakatnya contoh-contoh buruk dari Islam, dari para pemeluknya yang kolot, para pemimpinnya yang tiran dan lalim, serta wanita-wanitanya yang tampak menjadi budak tertindas dan tak berdaya.

"Ketika kami memegang ajaran Islam di Spanyol secara wajar, media Eropa dan Barat tidak memberi perhatian sedikitpun, tetapi ketika seorang pezinah dirajam di negara muslim, media barat dengan bersemangat terus memberitakan dan menyorotinya, bahkan kadang menyebut hukums Islam seperti rajam sebagai tragedi bagi dunia" kata Yusuf Ordones Fernandez.

Menurut Fernandes, Islam di Spanyol terus dihubungkan dengan ekstremisme, terorisme dan imigrasi, walaupun sebenarnya sejarah dan budaya Spanyol tidak lepas dari kebesaran Islam sendiri.

"Perempuan muslimah sebenarnya ingin berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial di Barat, tetapi orang Eropa tidak membolehkannya. Jika saya ingin mendapatkan pekerjaan atau bergabung dengan organisasi masyarakat, maka pasti aku dtolak karena aku memakai jilbab, "- kata Laura Rodriguez tegas.

sumber terpercaya: http://muslimdaily.net/opini/specialfeature/islam-lebih-banyak-memperjuangkan-hak-hak-perempuan-daripada-kristen.html

A. saya koq lebih mendukung hak utk hidup di utamakan daripada hak-hak perempuan
ada yang tau? Jawab yaaaaaaaaa?
Q: macam2 teori kedaulatan & contoh negara yang pernah menjalankan teori kedaulatan itu????

A. Teori Kedaulatan

a. Kedaulatan Tuhan

Adalah kedaulatan dimana kekuasaan tertinggi suatu negara berasal dari tuhan (agama yang dianut suatu negara). Teori ini berkembang pada abad pertengahan, antara abad V sampai abad VX. Tokoh-tokoh nya antara lain Agustinus, Thomas Aquinas, dan Marsilius. Teori ini terjadi di negara-negara otoriter.
Saat itu raja dianggap sebagai wakil Tuhan. Tapi, karena merasa mewakili Tuhan dalam melaksanajan kekuasaan, raja sering merasa berkuasa dan berbuat semaunya, tanpa memikirkan rakyat. Keadaan ini mendorong timbulnya pandangan atau teori baru mengenai kedaulatan, yaitu kedaulatan negara.( contoh : Kekaisaran Romawi
, Kekaisaran Nippon Jepang )

b. Teori Kedaulatan Negara

Adalah kedaulatan yang berasal dari dari negara itu sendiri. Negaralah yang menciptakan hukum, jadi rakyat harus tunduk kepada negara. Tokoh-tokohnya adalah Jean Bodin dan George Jellinek.

c. Teori Kedaulatan Hukum

Adalah suatu kedaulatan yang memiliki atau bahkan memegang kekuasaan tertinggi didalam suatu negara adalah hukum. Oleh sebab itu baik raja, rakyat, bahkan negara harus runduk kepada hukum.
Tokoh teori ini antara lain adalah Krabbe.

d. Teori Kedaulatan Rakyat

Adalah suatu kedaulatan dimana kekuasaan tertinggi ada ditangan rakyat. Teori ini berdasarkan pada anggapan bahwa kedaulatan yang dipegang raja atau penguasa itu berasal dari rakyat.
Oleh sebab itu raja atau penguasa, harus bertanggung jawab kepada rakyat. Tokoh teori ini antara lain Jean Jacques Rousseau. Teori ini terjadi dinegara demokrasi yang sudah stabil.
Meski tiap negara merdeka memiliki kedaulatan masing-masing, tapi mereka menyadari bahwa mereka membutuhkan negara lain. Hal ini disebabkan "tidak ada satu negara pun yang mampu memenuhi sendiri semua kebutuhannya".
Kondisi keterbatasan itulah yang mendorong berdirinya organisasi atau lembaga-lembaga internasional, seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Hal ini menunjukan pula betapa pentingnya arti hubungan dan kerja sama dengan bangsa lain bagi setiap bangsa, baik untuk saat ini maupun masa yang akan dating.
Dengan demikian, dapat disimpulkan kedaulatan rakyat mempunyai makna sebagai berikut:

1. Kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat;

2. Kekuasaan pemerintah atau penguasa berasal dari rakyat,;

3. Pemerintah atau pengusa bertanggung jawab kepada rakyat dan bekerja untuk kesejahteraan rakyat.
( Contohnya : Indonesia, venezuela, brazil, US, )

e. Teori Kedaulatan Elit

Adalah suatu kedaulatan yang ada di tangan para penentu politik yang merupakan beberapa orang elit politik. Kedaulatan ini berada ditengah antara kedaulatan negara dan kedaulatan rakyat.
( contoh : Negara2 Uni-eropa )

apakah perbedaan antara hukum nasional dengan hukum internasional?
Q: tolong jawab yaa…hehe

A. Hukum Nasional adalah hukum yang berlaku di negara tersebut. Hukum Nasional terbagi dalam Hukum Pidana dan Hukum Perdata, dan Hukum Acara.
Hukum pidana
Hukum pidana termasuk pada ranah hukum publik. Hukum pidana adalah hukum yang mengatur hubungan antar subjek hukum dalam hal perbuatan – perbuatan yang diharuskan dan dilarang oleh peraturan perundang – undangan dan berakibat diterapkannya sanksi berupa pemidanaan dan/atau denda bagi para pelanggarnya. Dalam hukum pidana dikenal 2 jenis perbuatan yaitu kejahatan dan pelanggaran.
Salah satu bidang hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara individu-individu dalam masyarakat dengan saluran tertentu. Hukum perdata disebut juga hukum privat atau hukum sipil. Salah satu contoh hukum perdata dalam masyarakat adalah jual beli rumah atau kendaraan .
Hukum perdata dapat digolongkan antara lain menjadi:
Hukum keluarga Hukum harta kekayaan Hukum benda Hukum Perikatan
Hukum Waris
Hukum acara
Untuk tegaknya hukum materiil diperlukan hukum acara atau sering juga disebut hukum formil. Hukum acara merupakan ketentuan yang mengatur bagaimana cara dan siapa yang berwenang menegakkan hukum materiil dalam hal terjadi pelanggaran terhadap hukum materiil. Tanpa hukum acara yang jelas dan memadai, maka pihak yang berwenang menegakkan hukum materiil akan mengalami kesulitan menegakkan hukum materiil. Untuk menegakkan ketentuan hukum materiil pidana diperlukan hukum acara pidana, untuk hukum materiil perdata, maka ada hukum acara perdata. Sedangkan, untuk hukum materiil tata usaha negara, diperlukan hukum acara tata usaha negara. Hukum acara pidana harus dikuasai terutama oleh para polisi, jaksa, advokat, hakim, dan petugas Lembaga Pemasyarakatan.

Hukum internasional adalah bagian hukum yang mengatur aktivitas entitas berskala internasional. Pada awalnya, Hukum Internasional hanya diartikan sebagai perilaku dan hubungan antarnegara namun dalam perkembangan pola hubungan internasional yang semakin kompleks pengertian ini kemudian meluas sehingga hukum internasional juga mengurusi struktur dan perilaku organisasi internasional dan pada batas tertentu, perusahaan multinasional dan individu.

Hukum internasional adalah hukum bangsa-bangsa, hukum antarbangsa atau hukum antarnegara. Hukum bangsa-bangsa dipergunakan untuk menunjukkan pada kebiasaan dan aturan hukum yang berlaku dalam hubungan antara raja-raja zaman dahulu. Hukum antarbangsa atau hukum antarnegara menunjukkan pada kompleks kaedah dan asas yang mengatur hubungan antara anggota masyarakat bangsa-bangsa atau negara.

Hukum Internasional merupakan keseluruhan kaedah dan asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas negara antara:

(i) negara dengan negara
(ii) negara dengan subyek hukum lain bukan negara atau subyek hukum bukan negara satu sama lain.

Powered by Yahoo! Answers