Portal Berita Indonesia

Mengapa Banyak Orang Di Dalam Negeri Meragukan Nasionalisme Orang Indonesia Yang Tinggal Di Luar Negeri?

Mengapa Banyak Orang Di Dalam Negeri Meragukan Nasionalisme Orang Indonesia Yang Tinggal Di Luar Negeri? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Mengapa Banyak Orang Di Dalam Negeri Meragukan Nasionalisme Orang Indonesia Yang Tinggal Di Luar Negeri?

Q: Seringkali Franklin ketemu orang yang sepertinya senang mengkritik mereka yang tinggal maupun menjadi Permanent Resident di luar negeri. Kesannya mereka yang tidak kembali ke Indonesia itu tidak nasionalis semua. Bahkan Franklin pernah ketemu orang yang dengan berapi-api mengutuki mereka yang "lari" ke luar! Mestinya mereka kembali dan membangun Indonesia dari dalam katanya. Bahkan sekalian [...]

Rating: 5

Q: Seringkali Franklin ketemu orang yang sepertinya senang mengkritik mereka yang tinggal maupun menjadi Permanent Resident di luar negeri. Kesannya mereka yang tidak kembali ke Indonesia itu tidak nasionalis semua.

Bahkan Franklin pernah ketemu orang yang dengan berapi-api mengutuki mereka yang "lari" ke luar! Mestinya mereka kembali dan membangun Indonesia dari dalam katanya. Bahkan sekalian dia tambahi bahwa dia pernah keluar negeri, menang beasiswa asing berkali-kali, terus dia ini masih punya hubungan dengan orang2 di "atas" jadi gampang saja kalau mau keluar dari Indonesia tapi dianya saja yang tidak mau jadi "pengkhianat", bla…bla…bla….

Franklin eneg mendengar orang berpandangan picik seperti ini. Masa disamaratakan semua orang Indonesia yang ada di luar itu "pengkhianat"? Sebegitu paranoidkah orang-orang terhadap fenomenda "brain drain"? Bukankah orang-orang Indonesia yang ada di luar negeri itu merupakan aset, suatu jaringan kebangsaan yang akan sangat berguna dalam membangun Indonesia dari "luar"? Bukankah suatu kerjasama dari mereka yang sudah berada di "luar" dengan mereka yang tetap tinggal di "dalam" akan jauh lebih bermanfaat bagi bangsa Indonesia, daripada seandainya semua orang tetap di "dalam"?

Lagipula, Franklin lebih sering mendengar kalau di luar negeri, orang-orang Indonesia malah jauh lebih nasionalis daripada di dalam negeri. Melihat bendera merah-putih berkibar di negeri asing bisa sampai menangis saking kangennya sama tanah air! Ada orang-orang Indonesia yangmemang aji-mumpung, tidak mau tahu lagi (bahkan menyangkal ke-Indonesia-annya!) dengan kondisi bangsa sendiri jika sudah ada di luar negeri. Akan tetapi, mereka JAUH lebih sedikit daripada mereka yang masih memegang teguh identitas bangsa Indonesia di luar negeri.

Franklin percaya justru dengan semakin tersebarnya orang Indonesia di berbagai negara, Indonesia akan meraih keuntungan jangka panjang dalam bentuk "brain gain". Kasus yang mudah dapat kita lihat dari negara China dan India. Dengan begitu banyaknya orang China dan India perantauan, sangat mudah bagi orang China dan India di negara asal mereka untuk menjalin hubungan kerja-sama ekonomi, sosial, dan pendidikan dengan negara asing dimana terdapat banyak orang China dan India perantauan. Pada akhirnya, hal ini juga memicu kemajuan bangsa China dan India dewasa ini.

… ataukah ini sebenarnya hanya suatu kasus klasik dari Sour Grape? Mereka yang tetap tinggal di dalam negeri dan meragukan nasionalisme mereka di luar negeri sebenarnya dengki bagi orang-orang Indonesia yang sukses di negeri orang? Dan karena hidup susah di negeri ini, semuanya juga mesti hidup susah? Suatu mental pencundang bahwa kalau sendirinya gagal, yang lain juga tidak boleh berhasil… mesti gagal semua?

A. dear @ Franklin,

boleh ikutan jawab yach, sebab kebetulan @Della nongkrong belasan tahun di luar nich. tapi maaf yach @Frank, kalau panjang sekali ceritanya.

memang akhir-akhir ini saya lihat di forum kita BERANTEM soal siapa yg gak nasionalistis dll. terlepas dari pokok persoalan yang diributkan, maka saya mau menekankan ” bagaimana pandangan seseorang terhadap kenasionalistisan seseorang tentunya tergantung dari bagaimana dia melirik pokok persoalan.

menilik pertanyaan diatas, seperti telah saya tekankan tadi semuanya berpulang pada kacamata invidu bagaimana seseorang menilai, sebab penilaian A akan berlainan dengan B juga dengan C, semuanya saling kait mengkait dimana faktor ; ” cara berpikir – pengalaman – skill menganalisa element ” yang dipengaruhi oleh situasi – sosial- ekonomi – dan budaya, akan memperlihatkan bagaimana seseorang mengupas masalah diatas.

seorang WNI yang bertempat tinggal / berdomisili baik ia permanent atau temporary di luar NKRI ” tidak selamanya a-nasionalistis ”
malah menurut penilaian saya secara pribadi rasa kebangsaan mereka sangat tinggi terhadap tanah air mereka tanpa mereka sadari.
lihat saja berapa ⬠dan U$dollars harus dikeluarkan untuk budget sebuah PASAR MALAM setiap tahun , tujuannya tidak lain untuk menampilkan apa sich Indonesia itu- lewat makanan-lewat busana-lewat kesenian.

saya sendiri malah begitu bersemangat ” memasak kue putu lengkap dengan bunyinya yang khas sambil berkebaya ala sunda lengkap dengan lagu ” neng geulis pujaan akang – Upit Sarimana ” dari sebuah CD.
setiapkali WNA mampir dan mencicipi kue putu asli buatan saya sendiri dan melemparkan pertanyaan bagaimana kue yang enak dan lezatnya ini bisa dibuat dan mengapa harus memakai sepotong bambu dsb, tersembul rasa bangga yang tak terkira.
belum lagi kalau mereka bilang ” wow ! madame u look very beautiful with sarong and the kabaya ! ”, sebuah compliment yang tulus.
dan saya 100% bangga dengan INDONESIA YANG MELEKAT pada diri saya, yakni kebaya + kue putu + bahasa sunda.
akhir dari kunjungan cicip mencicipi ini akan berakhir dengan pertanyaan ” daerah mana yang paling bagus untuk kunjungan turis !”
nah! kalau sudah begini, maka dengan senang hati saya akan menunjuk arah ke sebuah tenda dimana ” vayatour biro perjalanan berada ”. dan mereka dengan senang hati melangkahkan kaki kearah sana.

itulah cara kami ” mempromosikan NKRI sebagai sumber penghasilan pendapatan negara lewat – tourisme / pariwisata ”.

tetapi ada juga seorang WNI yang menarik diri dari jati diri sebagai seorang Indonesia tulen. untuk golongan ini maka beberapa kilometer jauh dari NKRI sudah merubah mereka baik dalam alam pikiran dan cara hidup. mereka tidak lagi bangga sebagai bagian dari warga negara NKRI, kita katakan saja to the point bahwa mereka ini
” tidak nasionalistis ”.

kita tidak bisa salahkan keadaan ini, sebab banyak faktor mengapa seorang tidak bangga akan dirinya sebagai WNI ;

- a nasionalistis ini terjadi karena TERPAKSA

contoh yang paling umum adalah hilangnya kewarganegaraan karena sesuatu sebab yang bertalian dengan pengurusan dokumen-2 pada airport / bandara seperti pengurusan fiskal. penekanan yang dilakukan oleh oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab di bandara, yang mendorong seseorang sekembalinya kedomisili di LN langsung mengurus permohonan ” pergantian kewarganeraan / nasionalisasi ”
disebabkan WNI tsb mengalami pelayanan yang buruk pada airport /bandara negara Indonesia, dimana pelayanan buruk ini terjadi bukan hanya satukali tetapi berkali-kali, untuk melaporkan kepada pihak yg berwajib oknum tsb sering memakan waktu yang lama.
pada umumnya mereka adalah korban dari korupsi birokrasi

sebab-sebab inilah yang mendorong mengapa seorang WNI mengganti kewarganegaraannya ;

- a nasionalistis yang terjadi karena SUKARELA

seperti karena perkawinan campuran, dan atas kemauan sendiri.
untuk mereka golongan yang terakhir ini ” tidak ada lagi rasa bangga akan dirinya sebagai seorang Indonesia ”
pada hal-hal yang ekstrim akan terjadi mereka akan menjaga jarak dengan sesama orang-orang Indonesia, sepertinya mereka melupakan apa itu Indonesia.
kesimpulannya faktor-faktor diatas itu tadi yang menyebabkan mengapa mereka menjadi demikian.

dan mengapa masyarakat Indonesia mempunyai asumsi lain bagi WNI yang berdomisili di LN, itu juga dipengaruhi banyak faktor ;

- yg terutama adalah masyarakat akan langsung men-cap bahwa WNI yang bisa hidup diLN adalah orang-2 yang chauvinistis, orang yang sok pintar, orang yang sok tahu, sok kaya atau kaya.
menurut saya penilaian yang tidak berdasar.
tetapi memang penilaian yang tidak berdasar yang tidak bisa kita salahkan, karena apa ! karena kurangnya informasi.

NKRI terkenal dimata dunia internasional ” selalu menutupi informasi atau membatasi informasi ”.
tujuannya jelas untuk keamanan politik bernegara, tetapi pemerintah lupa bahwa dengan informasi yang terarah maka mata ilmu pengetahuan kita otomatis
akan berkembang, berkembang bukan untuk intern tetapi juga berkembang untuk menangkis serangan dari luar secara extern. itu yang pemerintah kita lupa.

wah! bicara saya sudah terlalu jauh, maaf!

yang jelas @Della bangga 100% menjadi seorang WNI yang bertempat tinggal di LN.
dari jauh saya dapat berkreasi semaksimal mungkin untuk mempromosikan NKRI tercinta lewat kemampuan saya.
seperti lagu yang tak akan pernah saya lupa ;

INDONESIA TANAH PUSAKA
Cipt; Ismail Marzuki

” Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia seperti dulu kala
Tetap dipuja puja bangsa

Disana tempat lahir beta
dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung dihari tua
tempat akhir menutup mata ”

menetes air mata saya setiap kali lagu ini berkumandang, itulah jiwa kepatriotan kami dinegeri seberang. yang kami rasakan sebaris demi sebaris dalam lagu yang kami resapkan.

” tempat akhir menutup mata ” bait yang indah semoga hayat ini dapat bersemayam ditanah ibu Pertiwi – itu cita-cita saya

semoga bermanfaat

thnx

administrasi negara yordania dan china?
Q: tolong donk penjelasan singkat tentang administrasi negara yordania dan china.. cepetan ya…

A. Coba masuk ke id.wikipedia.org
masukkan Yordania dan china di Search.
Tinggal cari topik masalah administrasi negara
Mohon bantuannya,analisis SWOT negara China?
Q: ada tugas dari dosen. suruh mencari swot negara cina. siapa yang bisa bantu? atau bisa kasih tahu referensinya aja itu sudah sangat membantu :-)

A. Strenght : Ekonomi
Weak : Masalah kependudukan
Oportunity : Sumber Daya Manusia
Treatment : Kapitalisme Barar
Apa gizi yang rendah rakyat Indonesia akan menghasilkan generasi yg lemah dan bodoh?
Q: Saya takut rakyat kita akan menjadi manusia IQ jongkok. Apa ada program dari pemerintah untuk mencerdaskan bangsa bukan saja dari pendidikan tetapi juga dari pola makan dan gizi? Saya sangat mengharapkan Ibu Negara kita main peran aktif disini untuk membina ibu rumah tangga kita meningkatkan gizi keluarga Indonesia. Apa gunanya TV kalau tidak dipergunakan untuk program ini? Kalau negara Israel, China, India, Filipina, Korea Selatan, Malaysia, Singapore, Jepang telah berhasil, kanapa Indonesia tidak dan ketinggalan? Laksanakan tugasmu hai Ibu President RI! Tingkatkan kecerdasan bangsa kita di gizi dan makanan mereka! Jangan biarkan bangsa kita menjadi manusia IQ jongkok!
@yanti; sangat perseptive and tegas. Good and Thanks
Ibu Presiden SBY: Kalau sebagai Ibu negara anda mempelopori pola makan dan gizi yang baik untuk ibu ibu Indonesia. Pahala anda akan berlipat jutaan dan akan meningkatkan rating pemilihan Presiden SBY dan partai demokarate. Saya pernah lihat di negara lain Ibu Negara tampil langsung ke dapur dan menghimbau kepada seluruh ibu ibu sebangsa. Impactnya luar biasa kiat ini adalah seperti pedang dua sisi tajam. Satu sisi untuk mencerdaskan bangsa, kedua sisinya kesannya betul betul memperhatikan rakyat sangat besar promosi politiknya.

A. Benar sekali saudaraku, gizi yg baik sangat mempengaruhi perkembangan otak manusia. Dengan gizi buruk maka manusia tidak dapat berkembang dengan ideal.

Masalah gizi buruk merupakan cermin dari kesejahteraan bangsa, dalam hal ini terkait erat dengan income masyarakat kita. Untuk memperbaiki gizi itu, tidak cukup ibu negara saja yg turun tangan, dan bukan sekedar penyuluhan, kalau tidak yg untuk beli makanan itu, maka tidak mungkin dapat tercapai.

Lebih cilaka lagi, masyarakat ekonomi bawah lebih menyukai makanan instan, yg banyak mengandung bahan2 pengawet, ini bukan saja merugikan kesehatan, namun juga berdampak buruk pada perkembangan intelektual manusia.

Oleh karena itu, disamping pemahaman tentang gizi melalui proses pendidikan, namun tingkat kesejahteraan masyarakat merupakan faktor utamanya.

[for muslim] Yesus adalah Tuhan?
Q: Ghuan Yu atau di Indonesia disebut Kwan Kong adalah toko manusia biasa, ia seorang jendral besar pada jaman Tiga Negara di daratan China. http://en.wikipedia.org/wiki/Guan_Yu

Disetiap rumah warga Tionghua hampir diseluruh dunia terdapat patungnya menghiasi rumah dan secara rutin mereka berdoa kepadanya dan mengharapkan pertolongannya.

Selanjutnya Yesus seorang manusia yang lahir di Batlehem, Israel. Juga sama hampir diseluruh dunia, namaNya disebut dan dipanggil. Orang-orang berdoa kepadaNya, memohon pertolongan dan perlindunganNya dan memanggilNya Tuhan.

Tetapi mengapa dengan keras dan kejam beberapa umat Islam yang entah mengatas namakan agamanya atau pribadinya dan entah pula telah menerima ajaran dari tokoh agama atau hasil pemikiran pribadinya telah menghina umat pemeluk agama Kristen dan Katholik.

Mereka menghina dengan mengatakan Yesus bukan Tuhan.

Bahkan dibeberapa berita dan surat kabar saya membaca aksi anarkis dilakukan terhadap pendeta, jemaatnya dan gedung gereja dan rumah-rumah tempat persekutuan umat dimana nama Yesus disebutkan,

Pertanyaan saya bagi warga muslim:

1. Ada persoalan pribadi apakah anda dengan Yesus?

2, Secara jujur, siapakah yang mengajari anda membenci pengikut Yesus? Anda tidak jujur jika mengatakan timbul sendiri… kebencian itu diajarkan dan didengarkan sebelum timbul, sebab anda belum pernah bertemu dan disakiti.

3. Apakah ajaran agama anda atau kitab suci anda menulis tentang bagaimana bersikap dan seperti apa sifat dari agama Kristen?

Mohon pencerahannya dan jadikan juga perenungan bagi anda.

A. buat semuanya,,
ni cuma saran za lho,,

sebaiknya mulai dari sekarang,,
jangan mengungkit-ngungkit lagi masalah agama,,
biarlah Tuhan yang menentukan,,
n biarkan itu menjadi kepercayaan masing"..

_-"- salam_perdamaian_…_peace -"-_

Hubungan antar China (RRC), Taiwan, n Hong Kong,,!?
Q: apa mereka negara yg sama atau berbeda? bagaimana asla-usulnya??

Thx b4!

A. Mudah2an gw bs bantu ngejawab soalnya rada2 lupa

Negara Taiwan dulunya bernama pulau Formosa. Dahulu ada jendral bernama Chiang Kai Sek memiliki istri berjulukan si Apel Biru, jendral ini kesayangannya pemimpin Komunis Mao krn alasan tertentu yg berkaitan dgn persoalan pribadi & ketidaksepahaman thd prinsip2 terutama berkaitan dgn Buku Merah. Sang Jendral beserta para loyalisnya memisahkan diri dan tdk bersifat agresif thd China hanya utk bertahan saja ke pulau Formosa.

Perkembangan politik dewasa ini Taiwan/Taipei/Formosa telah berkembang pesat menjadi kekuatan yg mnyaingi China. Dahulu China cukup ketar-ketir akan kebangkitan Taiwan sbg Unit Politik yg mandiri dgn meminta dukungan negara2 shabat utk menandatangani traktat "Satu China". tujuan traktat ini untuk mengucilkan Taiwan dr pergaulan internasional. Namun pergaulan int’l bukanlah suatu ruangan yg vakum dr kepentingan. Taiwan berupaya membangun aliansi terutama dgn As dan negara2 eropa barat yg dahulu adalah duri dlm daging China. Ditambah derasnya gelombang demokrasi ke 3 (global Village) membuat China sulit mengucilkan/membendung taiwan dr prgaulan intl.

Hongkong adalah wilayah taklukan Inggris sbg kompensasi atas kemenangan Inggris atas Eropa dlm Perang Candu. Hongkong merupakan bagian dr wilayah China, namun administrasinya tdk mengikuti China yg dahulu mnganut komunisme. Hongkong adalah wilayah yg liberal utk masalah ekonomi dan budaya. Kl tdk salah Hongkong dikembalikan administrasinya pd China thn 1999 dan Hukum/administrasinya masih tetap sprti dahulu dgn sdikit revisi.

China yg skr adalah China yg berbeda meskipun tiranya sdh dibuka melalui keran Globalisme namun tetap memiliki corak yg khas. China mnjadi pnjaga trakhir dari revolusi Bolsevik Uni Sovyet

knp negara negara asia lainnya yg faktor agama bukan patokan tpmakmur ekonominya ketimbang indo yg agamanya k?
Q: kayak jepang, hongkong,singapore china atau taiwan dan southkorea

di indo org lebih banyak buang waktu dan energi utk debatin urusan urusan nggak penting kayak debat agama yg ujung ujungnya bikin ribut dan ekonomi lumpuh dan hrs di mulai dr nol lagi
my question:
Knp negara negara asia lainnya yg faktor agama bukan patokan tpmakmur ekonominya ketimbang indo yg agamanya kuat?

A. emangnya bangsa indonesia agamanya kuat ya?

knapa masih banyak koruptor di negara kita klo emang kuat agamanya. coba diperbaiki dulu fakta yg lo kemukakan.

permasalahan di negara kita adalah mental!
rakyat Indonesia itu banyak yg PEMALAS dan GA DISIPLIN. yg PEMALAS ga akan pernah maju (boro2 memakmurkan bangsa, memakmurkan dirinya sendiri aja susah). yg GA DISIPLIN merusak semuanya. ga usah jauh2, lo liat aja klo jam 12 malem ke atas itu lampu merah masih ditaati apa ga. ini hal sepele, tapi lo tau kan istilah "sedikit demi sdikit lama2 jd bukit". ssuatu yg salah meskipun itu hal yg kecil, tapi klo 10 ribu org melakukan hal yg sama tentunya akan jadi masalah besar.

Mengapa negara komunis/ateis seperti Cina menjadi negara yang maju dengan ekonomi yang kuat?
Q: Mohon beri jawaban yang rasional,adalah aneh sebuah negara yang ateis bisa maju dan menyaingi barat dengan cadangan devisa yang saat ini no satu di dunia,kehidupan rakyatnya juga tidak vulgar,mereka juga punya moral dan etika,contohnya mereka berhasil memberantas korupsi,keamanannya juga termasuk stabil,bagaimana ini bisa terjadi pada sebuah negara ateis???

A. ada 10 alasan

1. Strategi
Sejak 1953, China memiliki rencana pembangunan makro lima tahunan dengan target dan kebijakan yang jelas untuk mencapainya. Ini sebuah contoh sukses pembangunan. Kini, mereka telah sampai pada rencana pembangunan lima tahun yang ke-12.

2. Komitmen
Berkat Revolusi Budaya pada 1970, kepemimpinan menjadi prioritas utama China untuk memiliki pemerintahan yang stabil. Komitmen untuk terus melaksanakannya membuat China sanggup bertarung di tengah krisis global terakhir pada 2008-2009. Komitmen pula yang membuat negara ini sanggup melawan inflasi, bubble aset dan masalah kredit.

3. Modal penting
Komitmen China untuk mencapai stabilitas memiliki âgigiâ yang kuat. Reformasi selama 30 tahun telah menunjukkan perekonomian yang dinamis. Reformasi korporasi dan pasar finansial menjadi kuncinya. China juga menunjukkan bahwa mereka belajar amat baik dari masa lalu dan mampu mengubah jalur bila memang perlu.

4. Tabungan
Kelebihan tabungan domestik hingga 50%, membawa hasil yang baik. Terutama untk mendanai investasi perkembangan ekonomi dalam negeri dan menjadi bantal pengaman mata uang. Sehingga, China terhindar dari kejutan eksternal.

5. Migrasi rural-urban
Populasi urban meningkat dari 20% ke 46% dalam 30 tahun terakhir. Selama 20 tahun ke depan, diperkirakan 316 juta penduduk akan pindah menuju ke kota-kota. Gelombang urbanisasi ini merupakan penopang yang solid untuk infrastruktur.

6.Konsumsi
Konsumsi pribadi mencakup 37% PDB China, angka yang paling kecil diantara ekonomi raksasa lainnya. Dengan fokus pada membuka lapangan kerja, kenaikan upah, jaring pengaman sosial dan rencana pembangunan lima tahun tahun, konsumsi bisa naik 5% per 2015.

7. Sektor jasa
Di China, sektor ini hanya 43% dari PDB atau di bawah rata-rata dunia. Padahal, sektor jasa merupakan bagian penting dari strategi pro-konsumsi China. Selama lima tahun ke depan, China menargetkan kenaikan 4% pada sektor ini.

8. Penanaman modal asing
China modern menjadi magnet bagi kerjasama global. Investasi semacam ini akan memberikan akses ke teknologi dan sistem manajemen modern, yang menjadi katalis pembangunan ekonomi. China akan membuka pintu lebar bagi pebisnis asing.

9.Pendidikan
Negara ini tak tanggung-tanggung dalam pembangunan SDM-nya. Tingkat melek huruf orang dewasa mencapai 95% dan sekolah sekunder mencapai 80%. Remaja Shanghai usia 15 tahun menjadi juara pertama matematika dan membaca secara global. Universitas di China meluluskan 1,5 juta insinyur setiap tahunnya.

10. Inovasi
Pada 2009, terdapat 280 ribu aplikasi paten domestik. Angka ini menempatkan China di urutan ketiga, setelah AS dan Jepang. Pada saat bersamaan, negara ini menargetkan beban riset dan pengembangan di PDB ke 2,2% pada 2015.Ini sesuai dengan rencana pembangunan lima tahun China yang fokus pada inovasi tujuh sektor industri, yang mencakup 3% dari PDB China dan ditargetkan menjadi 15% per 2020 mendatang.

masalah pencemaran apa saja yang pernah terjadi di Indonesia???
Q: pencemaran apa yang pernah terjadi
di Negara Indonesia???
kapan?
dimana?
apa yang menjadi faktor penyebabnya??
tolong jelaskan ??

A. Pencemaran yang terjadi di Ind :
* Pencemaran air
Contohnya : di Jawa Barat (Sungai Citarum, Ciliwung, Cileungsi, Cisadane, Citanduy, Cimanuk, dan Sungai Cilamaya). Penyebab utama pencemaran air sungai masih berasal dari limbah rumah tangga, pabrik, pertanian, dan peternakan. Meskipun jumlah buangan rumah tangga mencapai 60 persen dari total limbah di sungai, kadar limbah bahan berbahaya dan berbahaya tertinggi masih berasal dari pabrik (sumber : kompas). Sampai sekarang juga masih terjadi.
Jadi, pencemaran air biasa terjadi di daerah industri di Ind.

* Pencemaran udara : Hasil penelitian menunjukkan, pencemaran udara biasa terjadi di kota besar spt Jakarta Surabaya, Semarang, Bandung dan Medan dan sudah mencapai titik kritis karena melampaui baku mutu dengan polutan utama gas nitrogen oksida (NO) dan partikel debu atau TSP (Total Suspended Particulate). Penelitian yang dilaporkan Bank Dunia pada tahun 1994 menyebutkan sektor transportasi menyumbang hampir 80 persen total polusi oksida nitrogen dan 70 persen polusi oksida sulfur yang berasal dari industri. Sarpedal (2003) mengestimasi total beban pencemaran dari sumber transportasi, pabrik dan rumah tangga oksida nitrogen mencapai 24.696 ton pertahun, oksida sulfur 35.456 ton/tahun, dan TSP 4.669 ton/tahun. (Sy belum dapatkan data terbaru. Maaf!)

Pencemaran udara juga berasal dari kontribusi asap kebakaran hutan seperti di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung dan Kalimantan. Tanah gambut memiliki kadar karbon yang tinggi sehingga saat terbakar karbon menguap dan mencemari udara. Itu sebabnya Indonesia disebut sebagai negara penyumbang udara kotor ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan China (Emil Salim, Antara News).

*Pencemaran tanah : Biasanya ada di daerah pertanian dan industri. Limbah industri juga mencemari lahan pertanian karena mengandung sejumlah unsur-unsur kimia berbahaya yang bisa mencemari badan air dan merusak tanah dan tanaman. Contohnya di Aceh dan Sumut (sumber : PUSAT KAJIAN REHABILITASI LAHAN TAMBANG, UGM)

Thanks.

Apakah Kalian sebagai org Indonesia merasa, Bahwa kita seperti tinggal di negara yg bukan milik kita lagi??
Q: opsionalnya :
-kepemilikan saham sepertinya dikuasai asing walau atas nama warga negara indonesia sendiri dan walau adanya KPPU(pengawas persaingan usaha) mereka bisa bermain.
-kekayaan alam jelas, kita dikuasai asing.
-bahkan pemerintah yg ingin membuat suatu undang2 ataupun kebijakan juga dipengaruhi oleh asing, jika peraturan dan undang2 tersebut mengancam kepentingan kita.
-beberapa pulau kecil kita, tanahnya dimiliki asing. walaupun atas nama orang indo sendiri.

Apa tanggapan kalian?
Apa salah kita?
(apa karena kita terlalu haus akan uang yg diberikan oleh asing)
Apa kalian mau dikuasai orang lain?
dimana hak2 kita?
Pajak2 yg kita bayar?
apa yg kita rasakan?

Seperti tinggal dirumah sendiri,
tapi isi nya sudah milik orang lain.
dan kita hanya duduk dilantai seperti pembantu!!!

A. Kamu sebutkan saham dikuasai asing…. apa kamu punya saham ?
tapi masih banyak juga saham yg tdk dimiliki asing,
kalau namanya sudah saham, artinya siapa saja boleh membeli dan memiliki, namanya juga perusahaan yg sudah go publik (tau kan istilah itu ? atau Tbk.- terbuka)

Kamu bilang alam dikuasai asing .. coba pelajari jangan setengah-setengah , itu semua di kontrakkan ke asing karena kita tidak sanggup berinvestasi untuk menggarap alam kita, hanya sedikit bngsa kita berinvestasi, nah supaya bisa dimanfaatkan pemerintah "menyewakan" lahan bumi kita, yang kerja kan juga rakyat kita didaerah tersebut

Kamu bilang peraturan yang dipengaruhi asing… yang mana coba jabarkan dengan logika bukan dengan emosi, mari kita pelajari satu persatu.

Kamu bilang pulau kita tanahnya milik asing tapi atas nama orang indonesia., coba kamu sebutkan pulau mana ,dimana, bujur berapa ,lintang berapa, & berapa luas ,
secara hukum itu masih nama orang indonesia kan ?
Seperti kamu beli HP tapi uangnya dari ibumu…..

Tanggapan saya…
Kita jangan terprovokasi suatu masalah yang belum jelas
Kita jangan melihat dari segi yang paling buruk, tapi lihatlah secara keseluruhan dan secara dewasa

Tidak ada yang melarang kita berpendapat, tidak ada yang melarang kita berbeda, namun kita harus bersatu…
coba bayangkan kalau kamu berada di Singapura… yang jual martabak orang india, yg jual makanan orang china, yg jual diri orang thailand, yg jual tenaga orang indonesia….
mereka harusnya merasa lebih terjajah

Dan ingat devisa kita terbesar juga dari TKI / TKW yg sebagian jadi pembantu ditanah asing…., makanya kalau mau jadi pembantu ya jadi pembantu yg baik

Kalau gak mau hanya jadi pembantu berkaryalah bagi kamu, keluargamu, lingkunganmu, dan negaramu

MERDEKA

Powered by Yahoo! Answers