Portal Berita Indonesia

Manfaat Hubungan Internasional Bagi Indonesia?

Manfaat Hubungan Internasional Bagi Indonesia? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Manfaat Hubungan Internasional Bagi Indonesia?

Q: A. adalah untuk lebih meningkatkan hubungan dgn negara2 maju lainx,supaya negara qt ikutan maju jg.panjang kalo sy mw jelaskan detailx,,yg jelas indonesia jgn menjadi katak dalam tempurung! Okhay!!!!!!! bagaimana cara mengetahui minat mata kuliah mana yang terbesar dalam diri saya? Q: saya bingung mau pilih mata kuliah apa tahun depan. ada 2 pilihan saya [...]

Rating: 5

Q:

A. adalah untuk lebih meningkatkan hubungan dgn negara2 maju lainx,supaya negara qt ikutan maju jg.panjang kalo sy mw jelaskan detailx,,yg jelas indonesia jgn menjadi katak dalam tempurung! Okhay!!!!!!!
bagaimana cara mengetahui minat mata kuliah mana yang terbesar dalam diri saya?
Q: saya bingung mau pilih mata kuliah apa tahun depan. ada 2 pilihan saya antara Hubungan Internasional atau di bidang desain web

A. Kalo bingung, tanya ke dirimu aja:

1. Mana dari salah satu mata kuliah itu yang paling kamu suka. kalo jawabanya dua-duanya, tanya lagi.

2. Mana dari salah satu mata kuliah itu yang bakal sering kamu pake ilmunya. apakah desain web, ataukah hubungan internasioal?

3. Mana dari salah satu mata kuliah itu yang akan membawa keuntungan dan manfaat bagi cita-citamu kelak (mata kuliah ntar ada di transkrip nilai, itu jadi bahan pertimbangan bagi orang-orang yang merekrut pegawai/job seeker

semoga bermanfaat ^_^

Jelaskan manfaat hubungan dan kerjasama internasional bagi suatu negara?
Q:

A. Sesuai dengan Keppres No. 64 tahun 1999, keanggotaan Indonesia pada organisasi internasional diamanatkan untuk memperoleh manfaat yang maksimal bagi kepentingan nasional, didasarkan pada peraturan perundangan yang berlaku dan memperhatikan efisiensi penggunaan anggaran dan kemampuan keuangan negara.

Keanggotaan Indonesia pada OI diharapkan dapat memberikan manfaat yaitu antara lain

secara Politik : dapat mendukung proses demokratisasi, memperkokoh persatuan dan kesatuan, mendukung terciptanya kohesi sosial, meningkatkan pemahaman dan toleransi terhadap perbedaan, mendorong terwujudnya tata pemerintahan yang baik, mendorong pernghormatan, perlindungan dan pemajuan HAM di Indonesia;
secara ekonomi dan keuangan : mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing, meningkatkan kemampuan iptek, meningkatkan kapasitas nasional dalam upaya pencapaian pembangunan nasional, mendorong peningkatan produktivitas nasional, mendatangkan bantuan teknis, grant dan bantuan lain yang tidak mengikat;
secara Sosial Budaya : menciptakan saling pengertian antar bangsa, meningkatkan derajat kesehatan, pendidikan, mendorong pelestarian budaya lokal dan nasional, mendorong upaya perlindungan dan hak-hak pekerja migran; menciptakan stabilitas nasional, regional dan internasional;
segi kemanusiaan : mengembangkan early warning system di wilayah rawan bencana, meningkatkan capacity building di bidang penanganan bencana, membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi daerah bencana; mewujudkan citra positif Indonesia di masyarakat internasional, dan mendorong pelestarian lingkungan hidup dan mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam usaha-usaha pelestarian lingkungan hid

Contoh kerja sama dan perjanjian internasional & manfaat perjanjian internasional?
Q: 1. Berikan contoh kerja sama & perjanjian internasional yang bermanfaat bagi Indonesia…
2. Tunjukkan manfaat perjanjian internasional bagi Indonesia…

A. Pada dasarnya hubungan nternasional suatu negara didasarkan pada dua prinsip: pacta sunt servanda, yaitu perjanjian harus dan hanya ditaati oleh pihakâpihak yang membuat perjanjian, dan primat hukum internasional, yaitu perjanjian internasional mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari undangâundang nasional suatu negara perserta perjanjian. Itulah hubungan antara perjanjian internasional dan hubungan internasional.Bentuk-bentuk perjanjian internasional dapat digolongkan sebagai berikut:
1. Perjanjian Bilateral
Kerja sama bilateral merupakan kerja sama antar dua negara. Misalnya, kerja sama ekonomi yang terjalin antara Indonesia dengan Singapura atau Amerika dengan Arab Saudi. Kerja sama bilateral bertujuan untuk membina hubungan yang telah ada serta menjalin hubungan kerja sama perdagangan dengan negara mitra. Pemerintah Indonesia sendiri telah mentandatangani perjanjian perdagangan dan ekonomi di Kawasan Asia Pasifik dengan 14 negara, di Afrika dan Timur Tengah dengan 10 negara, di Eropa Timur dengan 9 negar, di Eropa Barat dengan 12 negara dan di Amerika Latin dengan 7 negara.
2. Perjanjian Regional
Kerja sama regional merupakan kerja sama antara negara-negara sewilayah atau sekawasan. Tujuannya tidak lain adalah untuk menciptakan perdagangan bebas antara negara di suatu kawasan tertentu. Bentuk kerja sama regional sudah dijajaki oleh PBB melalui pembentukan komisi regional yang dimulai dari Eropa, Asia Timur dan Amerika Latin. Komisi ini mengembangkan kebijakan bersama untuk masalah pembangunan khususnya pada bidang ekonomi. Kerja sama secara regional biasanya lebih pada hubungan dengan lokasi negara serta berdasarkan alasan historis, geografis, teknik, sumber daya alam dan pemasaran. Contoh-contoh bentuk kerja sama semacam ini, antara lain:
a. ASEAN (Association of South East Asia Nations) atau Perbara (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) dibentuk pada tanggal 8 Agustus 1967. Pembentukan kerja sama ini ditandai dengan Deklarasi Bangkok tanggal 8 Agustus 1967.
b. APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) atau kerja sama ekonomi kawasan Asia Pasifik. Kerja sama ini pertama kali dicetuskan oleh mantan Perdana Menteri Australia, Bob Hawke. Kerja sama ekonomi ini adalah forum kerja sama ekonomi terbuka, informal, tidak mengikat, dan tetap berjalan searah dengan aturan WTO (World Trade Organization) serta berbagai perjanjian internasional.

Powered by Yahoo! Answers