Portal Berita Indonesia

Ini penyebab BlackBerry alami keterpurukan

Ini penyebab BlackBerry alami keterpurukan Diulas oleh inews pada . Artikel berikut membahas tentang Ini penyebab BlackBerry alami keterpurukan

BlackBerry, perangkat pertama yang menjadi pilihan baik perusahaan-perusahaan, hingga pemerintah. Berkat tingkat keamanan yang tinggi di fitur instan messaging BlackBerry Messenger dan e-mail. Namun popularitas dari perangkat yang dirilis oleh BlackBerry terus menurun, kalah dari platform lain, seperti Android dan iOS. Keduanya menawarkan sistem operasi yang lebih interaktif, lebih berwarna. Perusahaan asal kanada ini langsung [...]

Rating: 4

BlackBerry, perangkat pertama yang menjadi pilihan baik perusahaan-perusahaan, hingga pemerintah. Berkat tingkat keamanan yang tinggi di fitur instan messaging BlackBerry Messenger dan e-mail.
Namun popularitas dari perangkat yang dirilis oleh BlackBerry terus menurun, kalah dari platform lain, seperti Android dan iOS. Keduanya menawarkan sistem operasi yang lebih interaktif, lebih berwarna.
kisah-di-balik-keterpurukan-blackberry-saat-ini-tekstory
Perusahaan asal kanada ini langsung mengubah strateginya dengan meluncurkan BlackBerry 10. namun BlackBerry 10 tampaknya masih belum membawa BlackBerry keluar dari keterpurukannya. Sampai akhirnya membuat sebuah keputusan, mencari alternatif lain untuk menyelamatkan perusahaan, dengan menjual perusahaan ke pihak lain.
Kondisi INI tampak cukup genting, namun belum berakhir. berikut penyebab Blackberry mengalami keterpurukan.

1. Menunda BlackBerry 10
Sudah lama sistem operasi beserta perangkat yang mendukungnya direncanakan. Namun platform ini mengalami berkali-kali penundaan waktu rilis selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya benar-benar diluncurkan pada awal tahun 2013. Disituasi itu BlackBerry memecat ribuan orang dan meminta para penggemarnya untuk terus bersabar. Makanya tidak heran banyak yang berpindah ke platform lain.

2. Aplikasi
Dengan adanya navigasi berdasarkan gerakan dan pusat notifikasi yang bagus, BlackBerry 10 terlihat cukup menawan. BlackBerry 10 kurang didukung pengembang aplikasi ternama, seperti Instagram, Path, dan Google Maps.

3. Hardware
BlackBerry sudah merilis 3 perangkat seperti Z10, Q10, dan Q5. Dua dari perangkat ini dilengkapi keyboard QWERTY, sedangkan sisanya dilengkapi layar sentuh penuh. Meskipun ketiganya tampak menjanjikan, perangkat-perangkat ini masih belum terlalu laku di pasaran.

4. PlayBook
Pada saat peluncurannya, perangkat ini memiliki spesifikasi hardware yang menawan dan sistem operasi yang bagus. Sayangnya, produk ini membanderol harga yang terlalu tinggi dan bahkan tidak dilengkapi fitur e-mail. Inilah kesalahan terbesar BlackBerry adalah bergabung ke pasaran tablet. Perangkat ini pun akhirnya gagal total.

5. Enterprise
Pasaran enterprise telah beralih ke platform lain, seperti iPhone untuk urusan perusahaan. Iphone mampu menawarkan performa bisnis yang baik, sekaligus menawarkan fitur entertainment, satu fitur yang tidak dimiliki platform BlackBerry. Dan pada saat iPhone dirilis, lalu diikuti dengan Android, BlackBerry berusaha keras untuk mengikuti, Namun sayang tidak bisa cepat menyesuaikan diri dengan perubahan keinginan konsumen.