Portal Berita Indonesia

Dukungan terhadap Boateng atas insiden rasisme yang menimpanya

Dukungan terhadap Boateng atas insiden rasisme yang menimpanya Diulas oleh evacation pada . Artikel berikut membahas tentang Dukungan terhadap Boateng atas insiden rasisme yang menimpanya

Rasisme dalam sepakbola seolah sudah menjadi sisi kelam yang selalu menyertai selama  perkembangan olahraga yang di gadang-gadangkan selalu menjunjung sportifitas tersebut. Kejadian terakhir yang melibatkan kasus Rasisme menimpa pada sebuah tim besar yang memiliki reputasi besar di Eropa yakni AC Milan. AC Milan yang menjalani laga persahabatan melawan Pro Patria yang merupakan klub yang bermain [...]

Rating: 5

Rasisme dalam sepakbola seolah sudah menjadi sisi kelam yang selalu menyertai selama  perkembangan olahraga yang di gadang-gadangkan selalu menjunjung sportifitas tersebut. Kejadian terakhir yang melibatkan kasus Rasisme menimpa pada sebuah tim besar yang memiliki reputasi besar di Eropa yakni AC Milan. AC Milan yang menjalani laga persahabatan melawan Pro Patria yang merupakan klub yang bermain di divisi empat kompetisi Liga Italia, mengalami nasib buruk rasisme yang menimpa beberapa pemainnya yakni Urby Emanuelson, Sulley Muntari, M’Baye Niang serta Kevin-Prince Boateng yang mengalami pelecehan paling parah.

Boateng yang sedang membawa bola di sisi kanan pertahanan lawan nampaknya sudah tidak kuat lagi menerima semua ejekan di samping tribun, Dia lalu mengambil bola yang sedang on play dan menendangnya ke arah penonton yang sedang mengejeknya. Boateng tampak sanngat emosional dan melontarkan beberapa kata kepada para penonton di tribun yang dari tadi selalu mengejeknya. Tindakan Boateng itu sempat di tenangkan oleh wasit, teman-teman maupun pemain lawan tetapi Boateng kadung marah dan sakit hati kemudian dirinya melepas jersey dan meninggalkan lapangan, hal yang kemudian di ikuti oleh kapten tim Massimo Ambrosini dan teman- teman lainnya di Milan.

boateng

images : thetimes.co.uk

Tidak semua pendukung Pro Patria bertindak melecehkan terlihat hanya tribun tertentu saja yang bertindak rasialis, di tribun tempat di ambilnya kamera para penonton malah tepuk tangan memberikan support kepada Boateng dan meneriaki pendukung di seberangnya yang bertindak rasis. Tentu saja tindakan rasialis yang menimpa Boateng tersebut mendapat simpati dari beberapa pihak tidak terkecuali teman satu seragamnya di Milan, M’Baye Niang. Niang mengatakan bahwa apa yang di lakukan oleh Boateng tersebut sudah tepat, bahkan secara lebih tegas Niang mengatakan bahwa bahwa jika hal tersebut terjadi lagi maka mereka tidak segan-segan untuk melakukannya lagi tidak peduli itu di Serie-A maupun Liga Champions.

“Kami siap melakukannya lagi baik di Serie A atau Liga Champions, termasuk jika kami sedang melawan Barcelona dan Real Madrid sekalipun,” ujar Niang

“Kapten kami, yakni Massimo Ambrosini melakukan hal yang benar dengan membawa seluruh tim keluar lapangan. Sebelumnya saya tidak pernah melihat hal ini di Prancis,” tambah Niang yang pernah merupmput di Prancis bersama klub Caen ini.

Dukungan tidak hanya datang dari teman Boateng di Milan, pelatih timnas Itali Cesare Prandeli pun meras peduli dan angkat bicara.

“Mereka adalah sebuah tim, pelatih, dan pemain yang hebat terutama Boateng. Massimilano Allegri juga akan mengerti terhadap permasalahan itu. Kami sendiri sudah lelah dengan urusan rasialisme yang kerap terjadi ini,” ujar Prandeli tegas.

Selain itu para pemain lain seperti Paul Pogba, Radja Nainggolan, Nuri Sahin, dan Shaun Wright-Phillips juga menyatakan dukungannya terhadap Boateng  melalui  Twitter mereka.

Walaupun awalnya sempat di sayangkan oleh Presiden Pro Patria, Pietro Vavassori bahwa tindakan Boateng tersebut tidak profesional sang presiden kemudian menyadari ada persolan yang lebih penting daripada sekedar keberlangsungan sebuah pertandingan. Dan Dirinya pun menyayangkan hal itu bisa terjadi dan meminta maaf terhadap semua punggawa Milan.