Portal Berita Indonesia

Danau Paling Mematikan di Dunia

Danau Paling Mematikan di Dunia Diulas oleh inews pada . Artikel berikut membahas tentang Danau Paling Mematikan di Dunia

Berbicara masalah danau pasti yang ada dibenak kita adalah cekungan besar yang berisi air di dalamnya dan memiliki pesona pemandangan yang bisa memanjakan mata yang melihatnya. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa danau yang indah. Dan salah satunya adalah Danau Toba yang menjadi tempat tujuan wisata yang menarik turis manca negara. Tidak berbeda dengan negara-negara lainnya. [...]

Rating: 4

Berbicara masalah danau pasti yang ada dibenak kita adalah cekungan besar yang berisi air di dalamnya dan memiliki pesona pemandangan yang bisa memanjakan mata yang melihatnya. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa danau yang indah. Dan salah satunya adalah Danau Toba yang menjadi tempat tujuan wisata yang menarik turis manca negara.

Tidak berbeda dengan negara-negara lainnya. Namun, ternyata keanehan terjadi di sebuah danau yang diberi nama danau Kurachay. Sebuah danau yang ada di Ural Selatan Rusia. Karena berada di daerah yang paling tercemar di dunia. Danau ini menurut informasi yang saya baca dari viva.co.id merupakan danau yang juga tercemar.

Karena tercemar pastinya berbahaya buat anda. Menurut sumber yang sama pula di danau ini pada tahun 1990-an  sudah memiliki tingkat radiasi sekitar 600 kilo rotgen per jam. Dengan tingkat radiasi tersebut danau ini bisa membunuh manusia yang berada di pinggirnya hanya dalam waktu 1 jam.

Sungguh mengerikan ya danau ini. Kalau kita tidak tahu. Maka otomatis kita akan mengalami gangguan kesahatan dan hal yang paling buruk adalah kita akan meninggal dunia.

Danau ini terletak di wilayah bagian Chelyabinsk, dekat perbatasan Kazakhstan. Ditempat ini sangat berdekatan dengan  pusat/ fasilitas teknologi nuklir yang paling bocor di dunia yaitu Mayak Production Association.

Selama 45 tahun, kawasan ini menjadi kawaasan terlarang bagi warga lain di dunia. Karena menjadi pusat kawasan nuklir terpenting dan juga merupakan tempat memproduksi senjata nuklir yang sangat penting bagi Uni Soviet pada masa itu.

aru pada tahun 1992, Presiden Rusia, Boris Yeltsin menandatangani persetujuan yang mengizinkan ilmuwan Barat mendapatkan akses masuk — dan hanya butuh waktu sebentar, sampai mereka menetapkannya sebagai area paling tercemar di planet ini.

Hubungannya dengan danau tersebut adalah karena disini terdapat pabrik nuklir yang bocor maka kebocoran tersebutlah yang akhirnya mencemari air di danau tersebut. Menurut Daily News, para ilmuan berusaha memperbaiki kebocoran tersebut dalam dekade yang tidak jelas dan membuang sampah radio aktif ke sungai-sungai.

Sampah tersebut berupa, koktail, campuran elemen-elemen radioaktif, termasuk produk fisi yang berumur panjang seperti Strontium-90 dan Cesium-137, yang masing-masing memiliki waktu paruh 30 tahun.

Hal terburuk yang disebabkan olehnya adalah Ketika eksistensi fasilitas itu akhirnya terkuak, penduduk di wilayah Chelyabinsk sudah terlanjur jadi korban, mengalami peningkatan 21 persen  kanker, cacat lahir meningkat 25 persen, dan peningkatan 41 persen pada leukemia.

Sungai Techa yang ada di dekatnya, di mana penduduk beberapa desa mengandalkannya sebagai sumber air, sangat terkontaminasi. Sebanyak 65 persen penduduk lokal terserang penyakit yang disebabkan radiasi.

Namun, sayangnya para dokter yang menangani masalah warga disana dilarang keras untuk menyebutkan kata-kata radiasi dalam penanganan masalah penyakit warga tersebut.

Saat ini, kawasan Chelyabinsk masih belum layak huni, sebagai akibat kontaminasi sungai, ledakan tahun 1957, dan kekeringan 1967. Sementara, permukaan Danau Karachay lebih pekat dari air, namun tingkat  kontaminasi terbaru belum diketahui.

Diperkirakan sekitar satu miliar galon air tanah telah tercemar 5 megacuries radionuklida dan bahkan hari ini, penduduk yang dekat dengan wilayah itu,  tidak tahu level nyata aktual dari radioisotop yang terkandung dalam tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah mereka

Demikian info paling menyeramkan dari adanya perang Nuklir. Semoga hal ini tidak terjadi di Indonesia. amin