Portal Berita Indonesia

Carilah 3 Contoh Perjanjian Bilateral Dan 5 Perjanjian Multilateral ?

Carilah 3 Contoh Perjanjian Bilateral Dan 5 Perjanjian Multilateral ? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Carilah 3 Contoh Perjanjian Bilateral Dan 5 Perjanjian Multilateral ?

Q: Bantu ya temn2….. A. Perjanjian bilateral: perjanjian antara korea utara dan korsel, Indonesia dengan Arab saudi tentang TKI, Iran dengan Rusia tentang nuklir. Perjenjian mulilateral : perjanjian antara beberapa negara, contoh antar negara Eropa, antar negara pemilik minyak (opec) dan antar negara Asia Pasifik (apec). sejarah internet? Q: 1.sejarah internet didunia!2.sejarah masuknya internet ke [...]

Rating: 5

Q: Bantu ya temn2…..

A. Perjanjian bilateral: perjanjian antara korea utara dan korsel, Indonesia dengan Arab saudi tentang TKI, Iran dengan Rusia tentang nuklir. Perjenjian mulilateral : perjanjian antara beberapa negara, contoh antar negara Eropa, antar negara pemilik minyak (opec) dan antar negara Asia Pasifik (apec).
sejarah internet?
Q: 1.sejarah internet didunia!
2.sejarah masuknya internet ke indonesia!
3.perkembangan internet didunia dan indonesia
4.eksitensi internet saat ini!
5.interaksi manusia dengan internet

A. internet (kependekan daripada perkataan ‘inter-network’) ialah rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
_______________________________________________
Kemunculan Internet

Rangkaian pusat yang membentuk Internet diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 01 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini.

Pada sekitar 1990-an, Internet telah berkembang dan menyambungkan kebanyakan pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
_____________________________________________
Internet pada saat ini

Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat_elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat_elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkonikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger.

Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem Tertutup(?)(Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.
__________________________________
Budaya Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran (decentralization) informasi dan data secara ekstrim.

Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government.
________________________________________
Tata tertib Internet

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette.
____________________________________________
Akses Internet

Negara dengan akses internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar – Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC masih juga rendahlainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet aksss seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses internet adalah di kampus dan dikantor.
_____________________________________________
Penggunaan Internet di tempat umum

Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan internet termasuk perpustakaan, dan internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.

Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses internet.

mengenai hukum laut nih?
Q: 1. sebutkan hukum internasional mengenai laut?
2. siapakah nama menteri kelautan dan perikanan yang pernah menjabat di RI?
3. sebutkan perjanjian RI dengan negara lain tentang perbatasan wilayah?

A. Hukum laut atau yang lebih dikenal dengan the law of the sea mengarah kepada pengaturan-pengaturan publik yang bisa dikatakan lebih luas. Misalnya saja, masalah kedaulatan suatu negara akan wilayah lautnya serta pengaturan hak lintas kapal asing.
Suatu contoh kasus hukum laut adalah kasus Bawean 2003 tentang hak lintas Armada Angkatan Laut Amerika melalui ALKI Timur-Barat serta penentuan pulau-pulau terluar Indonesia untuk penarikan archipelagic baselines dan kasus-kasus pencemaran laut.
Sengketa yang timbul dari hukum laut lebih melibatkan negara sehingga penyelesaiannya lebih mengarah kepada dirumuskannya suatu bilateral atau multilateral agreement.
Pada Tahun 1982 atas prakarsa Mochtar Kusumaatmadja lahir Konvensi Hukum Laut 1982, yang lebih dikenal dengan sebutan UNCLOS, yang menandai suatu era baru dalam hukum laut internasional. UNCLOS juga mengenal law of the sea tribunal untuk penyelesaian sengketa hukum laut.
contoh perjanjian multirateral ?
Q:

A. "Perjanjian multilateral adalah perjanjian yang diadakan banyak pihak
(negara) yang pada umumnya merupakan perjanjian terbuka (open
verdrag) dimana hal-hal yang diaturnya pun lajimnya yang menyangkut
kepentingan umum yang tidak terbatas pada kepentingan pihak-pihak
yang mengadakan perjanjian tetapi juga menyangkut kepentingan yang bukan peserta perjanjian itu sendiri. Perjanjian ini digolongkan pada perjanjian âlaw making treatiesâ atau perjanjian yang membentuk hukum. Contoh: Salah satu konvensi penting yang ditandatangani oleh Indonesia adalah konvensi tentang penyelesaian sengketa antara negara dan penanam modal asing swasta. Dalam perjanjian itu Indonesia menyerahkan hak kedaulatannya untuk mengadili sengketa tersebut kepada suatu badan arbitrase internasional yang bernaung di bawah Bank Dunia. Untuk memberi rasa aman bagi modal asing, Indonesia bersedia menyerahkan kedaulatannya di bidang yudikatif untuk mengadili setiap sengketa antara pihak manapun yang timbul di Indonesia. Dalam Perjanjian WTO (organisasi perdagangan internasional) Indonesia mengikatkan diri untuk secara bertahap, dalam jangka waktu tertentu, menurunkan bea masuk serangkaian barang yang diimpor dari luar negeri. Yang dikorbankan di sini adalah kedaulatan RI untuk mengenakan bea terhadap barang impor sesuai dengan skala prioritas rencana pembangunan ekonominya. Yang juga dikorbankan adalah kedaulatan RI untuk memberi subsidi atau perlindungan kepada industri dalam negeri bila mengakibatkan diskriminasi terhadap industri sejenis di dalam ataupun di luar negeri."

Powered by Yahoo! Answers