Portal Berita Indonesia

Bagaimana Keadaan Penduduk Di Daerah Gunung, Pegunungan, Dataran Tinggi, Dan Dataran Rendah? Mohon Jawabannya?

Bagaimana Keadaan Penduduk Di Daerah Gunung, Pegunungan, Dataran Tinggi, Dan Dataran Rendah? Mohon Jawabannya? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Bagaimana Keadaan Penduduk Di Daerah Gunung, Pegunungan, Dataran Tinggi, Dan Dataran Rendah? Mohon Jawabannya?

Q: A. Permukaan muka bumi terdiri dari berbagai relief seperti pegunungan, dataran rendah, perbukitan dan daerah pantai. Kondisi ini menyebabkan penduduk membuat pemukiman yang sesuai dengan lingkungan tempat ia berada.Tingkat kesuburan tanah di setiap tempat berbeda-beda. Di daerah pedesaan, lahan yang subur merupakan sumber penghidupan bagi penduduk. Oleh karena itu mereka mendirikan tempat tinggal berkumpul [...]

Rating: 5

Q:

A. Permukaan muka bumi terdiri dari berbagai relief seperti pegunungan, dataran rendah, perbukitan dan daerah pantai. Kondisi ini menyebabkan penduduk membuat pemukiman yang sesuai dengan lingkungan tempat ia berada.
Tingkat kesuburan tanah di setiap tempat berbeda-beda. Di daerah pedesaan, lahan yang subur merupakan sumber penghidupan bagi penduduk. Oleh karena itu mereka mendirikan tempat tinggal berkumpul dan memusat dekat dengan sumber penghidupannya.
Faktor-faktor iklim seperti curah hujan, intensitas radiasi Matahari dan suhu di setiap tempat berbeda-beda. Kondisi ini akan berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah dan kondisi alam daerah tersebut. Kondisi ini akan berpengaruh pada pola pemukiman penduduk di daerah itu. Pada daerah dingin seperti pegunungan, dataran tinggi serta di Kutub utara orang akan cenderung mendirikan tempat tinggal saling berdekatan dan mengelompok. Sedangkan di daerah panas pemukiman penduduk cenderung lebih terbuka dan agak terpencar.
Kegiatan ekonomi seperti pusat-pusat perbelanjaan, perindustrian, pertambangan, pertanian, perkebunan dan perikanan akan berpengaruh pada pola pemukiman yang mereka pilih, terutama tempat tinggal yang dekat dengan berbagai fasilitas yang menunjang kehidupannya, karena hal itu akan memudahkan mereka dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
Budaya penduduk yang dipegang teguh oleh suatu kelompok masyarakat akan berpengaruh pada pola pemukiman kelompok tersebut. Di beberapa daerah tertentu seperti suku badui di Banten, Suku Toraja di Sulawesi Selatan, Suku Dayak di Kalimantan, cenderung memiliki pola pemukiman mengelompok dan terisolir dari pemukiman lain.
Kenapa orang jawA tuh mayoritas?
Q: Aku sndri orng jowo..cuman month nanya,knp di indonesia orang jawa tuh nmayoritas?yg paling bnyk di indonesia tuh dari suku jawa..
Ada yg punya penjelasan??di sumatra juga bnyk orang jawa..

Aplagi bhs jawa d gunain sbgian di suriname..

A. Jika Ini pertanyaan statistikal (jumlah), maka jawabannya adalah : kondisi geografis adalah faktor utama dalam persebaran pemukiman penduduk (settlement splattering). Kondisi geografis ini mencakup : kesuburan tanah, topografi (dataran/pegunungan), ketersediaan badan air seperti sungai, danau dan laut sebagai penopang hidup (transportasi, air minum, pertanian, perikanan dan peternakan).
Selain faktor utama di atas, ada faktor2 lain seperti pusat2 pemerintahan/kerajaan2, kita tahu bahwa kerajaan/pusat pemerintahan juga menjadi pusat budaya daya magnet kuat bagi penduduk (lebah pun akan mencari dan berkeliling di sekitar Ratu Lebah).
Apa saja contoh penerapan 10 konsep geografi dalam berita?
Q: Sebutkan contoh penerapan yang ada dalam artikel(berita) di internet! Misal: dalam konsep jarak menggunakan artikel balap relly atau F1. Sebutkan yang lainnya. Mohon bantuan anda.

A. Konsep adalah pengertian-pengertian yang menunjuk pada sesuatu. Konsep essensial suatu bidang ilmu merupakan pengertian-pengertian untuk mengungkapkan atau menggambarkan corak abstrak fenomena essensial dari obyek material bidang kajian suatu ilmu. Oleh karena itu konsep dasar merupakan elemen penting dalam memahami fenomena yang terjadi.

1. Konsep Lokasi

Terdapat dua pengertian lokasi yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Yang dimaksud dengan lokasi absolut adalah lokasi yang berhubungan dengan posisi menurut koordinat garis lintang dan garis bujur. Contoh : Indonesia terletak diantara 60 LU-110 LU dan diantara 950 BT-1410 BT.

Sedangkan yang dimaksud dengan lokasi relatif adalah lokasi berdasarkan lingkungan sekitarnya. Contoh : Indonesia terletak antara Benua Asia dan Australia.

2. Konsep Jarak

Dalam kehidupan sosial ekonomi, jarak memiliki arti penting. Dalam geografi jarak dapat diukur dengan dua cara, yaitu jarak geometrik dinyatakan dalam satuan panjang kilometer dan jarak waktu yang diukur dengan satuan waktu(jarak tempuh).

3. Konsep Keterjangkauan/Accessibility

Sulit atau mudahnya suatu lokasi untuk dapat dijangkau dipengaruhi oleh lokasi, jarak dan kondisi tempat. Misalnya, suatu daerah pedalaman yang hanya terdapat jalan setapak tentu merupakan daerah yang sulit dapat dijangkau.

4. Konsep Pola

Pola merupakan tatanan geometris yang beraturan. Contoh, penerapan konsep pola adalah pola permukiman penduduk yang memanjang mengikuti jalan raya atau sungai.

5. Konsep Geomorfologi

Yang dimaksud geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi. Ilmu geografi tidak terlepas dari bentuk-bentuk permukaan bumi, seperti pegunungan, perbukitan, lembah dan dataran. Hal inilah yang menyebabkan permukaan bumi merupakan obyek studi geografi.

6. Konsep Aglomerasi

Aglomerasi merupakan kecenderungan pengelompokan suatu gejala yang terkait dengan aktivitas manusia. Misalnya pengelompokan kawasan industri, pusat perdagangan dan daerah pemukiman.

7. Konsep Perbedaaan Wilayah

Terdapat perbedaan antara wilayah satu dengan wilayah lain. Perbedaan ini kemudian menimbulkan suatu hubungan atau interaksi suatu wilayah dengan wilayah lainnya.

8. Konsep Nilai Kegunaan

Nilai kegunaan suatu sumber bersifat relatif.

Misalnya pantai mempunyai nilai kegunaan yang tinggi sebagai tempat rekreasi bagi warga kota yang selalu hidup dalam keramaian, kebisingan dan kesibukan.

9. Konsep Interaksi

Interaksi merupakan terjadinya hubungan yang saling mempengaruhi antara suatu gejala dengan gejala lainnya. Contohnya adalah perbedaan kondisi antara daerah pedesaan dan perkotaan yang kemudian dapat menimbulkan suatu kegiatan interaksi seperti halnya penyaluran kebutuhan pangan, arus urbanisasi maupun alih tehnologi.

10. Konsep Keterkaitan Keruangan
Keterkaitan antara suatu fenomena dengan fenomena lainnya merupakan suatu keterkaitan keruangan. Misalnya hubungan antara kemiringan lereng di suatu wilayah dengan ketebalan lapisan tanah serta hubungan antara daerah kapur dengan kesulitan air.

Yang pinter geografi kelas 10… Bantuin donggg… Thanks sebelumnya,,,?
Q: 1. Berikut yang tidak termasuk dalam sarana bantu dalam ilmu geografi
a. gambar
b. grafik
c. tabel
d. peta
e. diagram
2. Suatu wilayah mempunyai kandungan barang tambang yaang cukup memadai, namun wilayah yang lain cukup subur. Kondisi semacam ini merupakan contoh dari
a. prinsip interelasi
b. prinsip deskripsi
c. prinsip persebaran
d. prinsip korologi
e. prinsip lingkungan hidup
3. Dampak dari adanya pertemuan antara lempeng Eurasia dan Indo-Australia bagi wilayah Indonesia adalah
a. dilalui dua jenis pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik
b. indonesia selalu mengalami bencana gempa setiap tahun
c. adanya persamaan topografi antara indonesia bagian barat dan timur
d. memiliki curah hujan yang tinggi dan penyinaran matahari sepanjang tahun
e. terbentuk berbagai bentang alam yang menarik
4. Semua gejala alam dan kehidupan di muka bumi dapat dipelajari oleh berbagai disiplin ilmu. Oleh karena itu, kajian geografi selalu didasarkan pada
a. aspek keruangan dan waktu
b. aspek keruangan, kelingkungan, kewilayahan, dan waktu
c. pengamatan secara langsung dilapangan
d. pengamatan melalui peralatan yang semakin berkembang
e. objek formal atau objek yang dikaji oleh disiplin ilmu lain
5. Kajian geografi terhadap fenomena penduduk ditekankan pada
a. distribusi penduduk
b. mortalitas penduduk
c. kualitas penduduk
d. natalitas penduduk
e. fertilitas penduduk
6. Indonesia yang terletak di perbatasan lempeng Eurasia, Indo Australia, dan lempeng Pasifik, menyebabkan Indonesia menjadi daerah
a. dilewati badai tropis
b. rawan gempa bumi
c. pergerakan El Nino dan La Nina
d. punggungan samudra
e. persebaran hutan hujan tropis
7. Fase bulan yang dapat mempengaruhi terjadinya pasang naik air laut adalah
a. baru
b. sabit
c. perbani
d. purnama
e. sempurna

A. 1. a
2. a
3. a
4. e
5 a
6 d
7 a

Powered by Yahoo! Answers