Portal Berita Indonesia

Ayo Kita Intip Ayat2 Al Quran Tentang IPTEK …… Ada Gak Ya Dikitab Suci Yg Lain…hihiihihi ^^?

Ayo Kita Intip Ayat2 Al Quran Tentang IPTEK …… Ada Gak Ya Dikitab Suci Yg Lain…hihiihihi ^^? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Ayo Kita Intip Ayat2 Al Quran Tentang IPTEK …… Ada Gak Ya Dikitab Suci Yg Lain…hihiihihi ^^?

Q: >>Madu adalah Obat. "kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan." (QS. 16:69) Tidak ada [...]

Rating: 4

Q: >>Madu adalah Obat.

"kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan." (QS. 16:69)

Tidak ada seorang pun yang membantah bahwa madu lebah dapat dijadikan obat bagi manusia. Padahal, Al-Qur’an diturunkan pada abad ke-7 Masehi, dimana orang-orang pada waktu itu, khususnya di Jazirah Arab, masih buta iptek.

>>Air susu binatang, minuman yang lezat.

"Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya." (QS. 16:66)

Pada waktu itu tidak ada seorang manusia pun di Jazirah Arab yang mengira bahwa air susu ternak dapat diminum oleh manusia, bahkan menyehatkannya. Sekarang, air susu ternak sudah menjadi santapan sehari-hari bagi manusia yang menyukainya.

>>Segala yang hidup di muka bumi diciptakan dari air.

"Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS. 21:30)

Pada waktu ayat tersebut diturunkan, tidak ada yang berfikir kalau segala yang hidup itu tercipta dari air. Sekarang, tidak ada seorang pakar pun yang membantah bahwa segala yang hidup itu tercipta dari air. Air adalah materi pokok bagi kehidupan setiap makhluk hidup.

pada kita dalam Al Qur’an yang diturunkan pada saat itu: karena Al Qur’an adalah firman Allah.

>>Gerak semu matahari.

"Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya." (QS. 55:17)

Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin. Gerak semu matahari ke utara-selatan menyebabkan beberapa musim tertentu di suatu negara tertentu.

>>Planet dalam langit terdekat.

Dalam suatu ayat terdapat kata "Kawakib" yang menurut pengetahuan modern hanya dapat diartikan "planet".

"Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang terdekat dengan hiasan yaitu planet-planet." (QS. 37:6)

Kalimat Qur-an: "Langit yang terdekat" dapatkah diartikan sebagai sistem matahari? Kita mengetahui bahwa tak terdapat di antara benda-benda samawi yang terdekat kepada kita selain planet. Matahari adalah bintang satu-satunya dalam sistem ini yang pakai nama. Orang tak dapat mengerti, benda samawi apa gerangan yang dimaksudkan dalam ayat tersebut, jika bukan planet. Rasanya sudah benar jika kita terjemahkan "Kawakib" dengan "planet;" dan ini berarti bahwa Qur-an menyebutkan adanya "planet" menurut definisi modern.

>>Manusia tercipta dari setitik sperma.

Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta sperma yang berhasil mencapai sel telur. Sel telur, yang berukuran setengah dari sebutir garam, hanya akan membolehkan masuk satu sperma. Artinya, bahan manusia bukan mani seluruhnya, melainkan hanya sebagian kecil darinya. Ini dijelaskan dalam Al-Qur’an :

"Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya setitik mani yang dipancarkan?" (Al Qur’an, 75:36-37)

Seperti yang telah kita amati, Al-Qur’an memberi tahu kita bahwa manusia tidak terbuat dari mani selengkapnya, tetapi hanya bagian kecil darinya. Bahwa tekanan khusus dalam pernyataan ini mengumumkan suatu fakta yang baru ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern itu merupakan bukti bahwa pernyataan tersebut berasal dari Ilahi.

Masiihh BANYAK Lagi di Al Quran ayat2 Tentang IPTEK ……..Tapi kalo dr Kitab suci agama Lain ada gak ya ??
hihiihihihi ^^

A. @ Garuda : kita muslim hanyalah menyampaikan KEBENARAN saja dan menyampaikan APA YANG TIDAK SESUAI di agama sebelah. Konsep yang selama ini diterima mentah2x karena beragama sesuai dengan agama orang tua dan tidak BERPIKIR apakah kita sudah berada di jalur yang benar…

Bahkan mukjizat terbaru yang ditemukan tentang lebah ada disini :
http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Anp3YO7YLapoZecWE6sAeQGhRAx.;_ylv=3?qid=20101105022023AAt0E4x

dimana kita bisa cari info IPTEK terbaru?
Q:

A. majalah, tabloid, dan internet. pokoknya yang berkaitan dengan IT. tapi kalo buat referensi aja, coba di http://www.99computer.blogspot.com
[Kristian Saja Yah] Agama [Tuhan] & Iptek [Science]?
Q: Hm………..teman2x terkasih,

Saat ini, banyak orang mengira Science bertolak belakang atau bahkan anti dengan agama. Pemikiran ini juga merasuk ke salah seorang rekan mahasiswa dari Jepang yang kebetulan tidak beragama. Di siang ini, ia bertanya kepada saya, "Mengapa agama selalu menjadi batu sandungan bagi perkembangan Science dari dulu hingga sekarang ?" Ia pun lantas merujuk ke "teori" evolusi sebagai pembenarannya.

Saya katakan kepadanya bahwa Science itu telah memberikan banyak kontribusi kepada manusia. Mulai dari tablet yg berisi beragam vitamin, komputer, pesawat terbang sampai misi ke antariksa.

Namun, Science itu sendiri terbagi atas 2 macam :
1# "Operational Science" atau Iptek Saat Ini. Agama tidak bermasalah dengan Science jenis ini. Mengapa ? Karena Science yang dihasilkan adalah murni dari hasil riset di laboratorium atau sejenisnya dan hasilnya yang berupa perangkat keras maupun lunak dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya. Seperti : kapal, listrik, HP, dsb.
2# "Historical Science" Science jenis ini adalah hasil dari hipotesis, ada yang dikuatkan oleh penemuan ada yang tidak. Ilmuwan yang meneliti tidak dapat kembali ke masa silam untuk menganalisa secara langsung. Ia hanya bisa berhipotesis dengan "barang" temuan yang ada yang terbatas jumlahnya.
Mis : Dari sebuah fosil atau prasasti akan dicoba untuk diterangkan bagaimana makhluk tersebut hidup (sep : di zaman apa, apa makanannya, apa pemangsanya) atau bagaimana sebuah kerajaan berdiri (sep: bagaimana kerajaannya berkembang, dsb )

Di Science jenis inilah ["Historical Science"] seperti halnya "teori" evolusi menimbulkan perselisihan dengan agama. Science jenis ini tidak tetap kebenarannya. Temuan fosil atau prasasti/benda yang baru bisa menggugurkan "sejarah" yang lama. Ambil contoh mis: dahulu T-rex dianggap sebagai rajanya segala dinosaurus, namun penemuan terbaru menganggap T-rex tak lebih sebagai hewan pemakan bangkai bukan predator ganas !.
http://www.dinosaur-world.com/tyrannosaurs/tyrannosaur-hunter-v-scavenger.htm
Atau mis: penemuan "barang" dari zaman dulu bisa menggugurkan ataupun menguatkan teori yang berlaku sekarang.
http://www.godandscience.org/apologetics/archeology.html
http://www.answersingenesis.org/articles/nab/does-archaeology-support-the-bible

Nah, mengenai "teori" evolusi, memang sampai sekarang tidak ada bukti yang kuat sama sekali untuk mendukung teori ini, apalagi mengingat bukti2x yang diklaim oleh para ilmuwan pendukung teori ini adalah HOAX.
http://answers.yahoo.com/question/index;_ylt=AnkMLLXgUqSaG2xFssmsqJrty6IX;_ylv=3?qid=20090210181514AACMVGO&show=7#profile-info-kkHmklIpaa

Jadi pada dasarnya Science tidak bertentangan dengan agama. Bahkan saat ini semakin banyak ilmuwan ternama yang percaya akan kebenaran alkitab akan penciptaan alam semesta berdasarkan kitab Kejadian.
http://www.answersingenesis.org/home/area/ISD/index.asp
http://www.christiananswers.net/creation/people/home.html

Pertanyaan saya yang saya ingin share dengan teman2x adalah sbb :

1# Menurut opini Anda, setujukah anda dengan keterangan saya di atas bahwa Science pada dasarnya tidak bertentangan dengan agama ? Bila setuju….mengapa setuju {siapa tahu anda mempunyai pendapat yang melengkapi :) } ? Bila tidak, tolong dijelaskan……..

2# Menurut opini Anda, apakah di masa depan Science akan semakin "akrab" dengan agama atau sebaliknya ? Penjelasan please…….

3# Jika anda seorang relijius, dan anda membaca artikel di koran/majalah atau menonton televisi/film yang isinya menyudutkan agama. Apa reaksi anda ?
A# Pasrahkan kepada Tuhan saja dalam doa.
B# Karena bisa mengguncang iman, ga mau baca atau nonton lebih lanjut.
C# Menyelidiki kebenaran dari artikel ataupun film tsb, dan mencoba mencari artikel atau film lain yang mengupas masalah yang sama lewat "kacamata" berbeda.

NB : Terima kasih sebelumnya bila Anda mau berbagi pengetahuan. Jawaban yang mencerahkan amat saya nantikan.

PS : Salam dari jauh untuk Anda :) . Gbu.

A. 1# Apakah science bertentangan dengan agama?
Menurut saya science sebagai pengetahuan tidak bertentangan dengan agama. Karena saya percaya ketika dikatakan, barang siapa mencari akan menemukan.

Ketika seseorang dengan tulus dan jujur mencari kebenaran, tentunya dia akan mendapatkan kebenaran juga. Masalahnya jika yg dicari bukan kebenaran melainkan pembenaran. Teori evolusi pun menurut saya tidak sepenuhnya bertentangan dengan penciptaan, pertentangan itu muncul hanya ketika teori evolusi mengambil kesimpulan yg bagi saya terkesan sebagai lompatan tanpa dasar yg kuat.

Yg bertentangan dengan ajaran agama seringkali bukanlah science-nya melainkan manusianya. Pertentangan yg timbul dari keegoisan, kesombongan, dsb.

2#. Apakah science semakin akrab dengan agama atau sebaliknya?
Tergantung dari sudut mana hal ini dilihat.

Sebagai orang yg percaya pada bacaan Wahyu di Alkitab sebagai nubuatan yg akan terjadi. Saya cenderung percaya bahwa di masa depan science akan semakin akrab dengan agama, karena ajaran agama semakin bergeser ke arah memenuhi keinginan manusia dan bukan PenciptaNya.

3# Reaksi saya ketika menemukan artikel, bacaan atau tontonan seperti itu -> Membaca/menonton dengan tertarik, tanpa menerima pesan dan isi dari artikel/tontonan itu sebagai kebenaran.

Seperti waktu novel Da Vinci Code, ya saya baca sampai habis. Meskipun ceritanya tidak terlalu menarik di beberapa bagian. Tapi saya baca sebagai novel tidak lebih dan tidak kurang.

Sewaktu ada laporan ttg kuburan Yesus, reaksi saya kurang lebih juga sama. Hanya saja saya tidak mencari2 berita karena memang saya tidak terlalu hobi membaca berita, lebih suka membaca novel dan menonton film :) .

Penyebabnya mungkin adalah karena kesombongan saya, saya tidak tertarik dengan "kebenaran" yang disajikan oleh orang asing. Orang yg ketika lahir sama butanya dengan saya, mengapa saya harus lebih percaya pada versi kebenaran yg dia sampaikan?

Bagus mana… OS Android atau Syimbian…?
Q: Syimbian pernah ngejajal tapi cuma yang N70, android belum pernah pegang apalagi IOS yang harganya selangit bagi ane…
pengalaman ane pake syimbian kayanya lelet kalau pindah2 aplikasi, apa karena Ram nya yang kecil ataw versi software nya… Bagi para Yahoo fans yang udah nyoba syimbian versi terbaru atau android share di sini ya….

A. Pake android yang dari AHA aja gan. Cuma 1,4 juta. Yang jelas lebih bagus android kalo menurut ane. Fitur lebih lengkap. Dan banyak perusahaan yang berlomba-lomba mengembangkan android. Karena emang android ini kan open source. Semoga membantu.

http://iptek-today.blogspot.com

Powered by Yahoo! Answers