Portal Berita Indonesia

Apakah Sajakah Peranan Dan Manfaat PBB Bagi Indonesia?

Apakah Sajakah Peranan Dan Manfaat PBB Bagi Indonesia? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Apakah Sajakah Peranan Dan Manfaat PBB Bagi Indonesia?

Q: A. Pemerintah Indonesia dari waktu ke waktu menggunakan forum PBB untuk kepentingan nasionalnya. Dalam pelaksanaannya pemerintahan Sukarno dapat memanfaatkan forum PBB untuk mendukung kepentingan Indonesia untuk memperoleh pengakuan kemerdekaan dan kedaulatanIndonesia hingga Belanda menyerahkan kekuasaannya pada tanggal 27 Desember 1949. Demikian juga untuk membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda, Indonesiamemanfaatkan forum PBB untuk menekan [...]

Rating: 4

Q:

A. Pemerintah Indonesia dari waktu ke waktu menggunakan forum PBB untuk kepentingan nasionalnya. Dalam pelaksanaannya pemerintahan Sukarno dapat memanfaatkan forum PBB untuk mendukung kepentingan Indonesia untuk memperoleh pengakuan kemerdekaan dan kedaulatanIndonesia hingga Belanda menyerahkan kekuasaannya pada tanggal 27 Desember 1949. Demikian juga untuk membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda, Indonesiamemanfaatkan forum PBB untuk menekan Belanda agar segera keluar dari bumi Irian Barat dan upaya ini berhasil. Namun pada saat Indonesia menganggap bahwa PBBtidak lagi netral dan digunakan sebagai alat kolonialisme dan imperialisme baru, Indonesia dengan tegas keluar dariPBB.

Pada era Orde Ba, Indonesia menyatakan masuk lagi sebagai anggota PBB dan memanfaatkan PBB sebagai forum untuk memulihkan citra dan perbaikan perekonomianIndonesia. Indonesia memanfaatkan lembaga-lembaga multilateral Bank Dunia dan IMF untuk memperoleh bantuan dana untuk pembangunan nasional Indonesia. Dalm kasus Timtim, pemerintahan Suharto menggunakan forum PBBuntuk merebut pengaruh internasional agar kasus Timtim tidak dimasukan dalam agenda Sidang Umum PBB. Upaya diplomasi ini berhasil, walaupun pada akhirnya Timtim lepas dari pangkuan ibu pertiwi karena âkebodohanâ Habibie.
Pada era reformasi, keberadaan PBB belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah Indonesia. Dalam kasus Timtim, pemerintahan Habibie justru tidak memanfaatkan keberadaan PBB yang telah menyetujui format pemberian otonomi khusus bagi Timtim, malah memberikan opsi kemerdekaan. Hal ini jelas sangat merugikan terhadap kehormatan dan kedaulatan bangsa dan Negara Indonesia. Dukungan pemerintahan SBY terhadap resolusi PBBtentang kasus nuklir Iran, telah mencoreng kebibawaan dan kehormatan Indonesia sebagai negara yang berdaulat, karena Indonesia telah berjanji kepada pemerintah Iran untuk mendukung program nuklir Iran. Banyaknya kunjungan laur negeri Presiden Gus Dur, Megawati dan SBY memberikan indikasi bahwa hubungan bilateral lebih diutamakan dariapada forum multilateral (PBB). Dalam kasus pendudukan AS atas Irak, Indonesia mencoba untuk berperan sebagai pemberi solusi, tanpa menyadari bahwaIndonesia belum memiliki landasan yang kokoh baik secara politik, ekonomi dan militer di dalam negeri, sehingga usulanIndonesia akan menjadi sia-sia.

Powered by Yahoo! Answers