Portal Berita Indonesia

Apa Kerugian Dari Perubahan Kurikulum Baru?

Apa Kerugian Dari Perubahan Kurikulum Baru? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Apa Kerugian Dari Perubahan Kurikulum Baru?

Q: A. Paling tidak, ada tiga perubahan mendasar yang akan terjadi dalam dunia pendidikan kita. Pertama, dunia pendidikan akan menjadi objek komoditas dan komersial seiring dengan kuatnya hembusan paham neo-liberalisme yang melanda dunia. Paradigma dalam dunia komersial adalah usaha mencari pasar baru dan memperluas bentuk-bentuk usaha secara kontinyu. Globalisasi mampu memaksa liberalisasi berbagai sektor yang [...]

Rating: 4

Q:

A. Paling tidak, ada tiga perubahan mendasar yang akan terjadi dalam dunia pendidikan kita. Pertama, dunia pendidikan akan menjadi objek komoditas dan komersial seiring dengan kuatnya hembusan paham neo-liberalisme yang melanda dunia. Paradigma dalam dunia komersial adalah usaha mencari pasar baru dan memperluas bentuk-bentuk usaha secara kontinyu. Globalisasi mampu memaksa liberalisasi berbagai sektor yang dulunya non-komersial menjadi komoditas dalam pasar yang baru. Tidak heran apabila banyak sekolah yang masih membebani orang tua murid dengan sejumlah anggaran berlabel uang komite atau uang sumbangan pengembangan institusi, meskipun pemerintah sudah menyediakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kedua, mulai longgarnya kekuatan kontrol pendidikan oleh negara. Tuntutan untuk berkompetisi dan tekanan institusi global, seperti IMF dan World Bank, mau atau tidak, membuat dunia politik dan pembuat kebijakan harus berkompromi untuk melakukan perubahan. Lahirnya UUD 1945 yang telah diamandemen, UU Sisdiknas, dan PP 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) setidaknya telah membawa perubahan paradigma pendidikan dari corak sentralistis menjadi desentralistis.

Ketiga, globalisasi akan mendorong delokalisasi dan perubahan teknologi dan orientasi pendidikan. Pemanfaatan teknologi baru, seperti komputer dan internet, telah membawa perubahan yang sangat revolusioner dalam dunia pendidikan yang tradisional. Pemanfaatan multimedia yang portable dan menarik sudah menjadi pemandangan yang biasa dalam praktik pembelajaran di dunia persekolahan kita.

Meskipun demikian, diperlukan kearifan dalam memahami pengaruh dan dampak globalisasi terhadap dunia pendidikan kita. Mitos yang berkembang selama ini tentang globalisasi adalah bahwa proses globalisasi akan membuat dunia seragam. Proses globalisasi akan menghapus identitas dan jati diri. Kebudayaan lokal dan etnis akan ditelan oleh kekuatan budaya besar atau kekuatan budaya global.

MENDAPATKAN KEUNTUNGAN BESAR DENGAN MODAL KECIL?
Q: SEKARANG MEMANG JAMAN GLOBALISASI , DAHULU INVESTASI HANYA DI KENAL OLEH BEBERAPA ORANG KAYA SAJA DAN YANG BERJIWA BISNIS SAJA. AKAN TETAPI SEKARANG SUDAH SAMPAI KE RAKYAT JELATA DENGAN CARA MELAKUKAN PATUNGAN/GROUP SUPAYA BISA BERINVESTASI DI BURSA PEDAGANGAN BERJANGKA.
JADI APA BILA KITA MAU KEUNTUNGAN YANG BESAR DIBUTUHKAN INVESTASI YANG BESAR PULA DAN RESIKO KERUGIAN HANYA KITA YANG MENENTUKAN.
APA BILA ANDA BERKENAN DAN MAU MENJALANKAN BISNIS INI, ANDA BISA LANGSUNG MENGINVESTASIKAN DANA ANDA, DAN APA BILA ANDA HANYA MAU MENGINVESTASIKAN SAJA JUGA BISA TERGANTUNG NEGOSASI UNTUK MEMPERGUNAKAN BROKER DENGAN POTONGAN 30% DARI PROFIT ANDA.
PERLU DI KETAHUI SEMUA BISNIS PASTI BERESIKO,DENGAN MEMPERGUNAKAN MENEGEMEN RESIKO KITA BISA MEMINIMALKAN RESIKO ITU SENDIRI.
SEGERA BERGABUNG UNTUK MENDAPATKAN PERFIT SEKARANG JUGA.
SALAM SUKSES SELALU.

A. KABAR GEMBIRA BUAT ANDA PEBISNIS ONLINE
Anda bosan nongkrong didepan komputer untuk memasang iklan gratis?
Ini solusi terbaik buat Anda.

Tempat Promosi yg Banyak Pengunjungnya:
http://klikdisini.com/ribuantrafik
http://klikdisini.com/promosi-gratis

Alat Promosi yg Paling Praktis:
http://klikdisini.com/promosi-otomatis

Panduan Cara Berpromosi yg Cerdas:
http://klikdisini.com/email-marketing
http://klikdisini.com/METODE-PROMOSI

Gua minta secara lengkap donk pengaruh globalisasi terhadap pelajar atau mahasiswa ntar gua kasih bintang bag?
Q:

A. Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda

Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.

Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.

Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.

Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.

Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?

Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.

merdeka………………!?
Q: Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 63
Merdeka!!

A. MERDEKA ?
Eh , belom dech !
BELOOOMMM !!!
Berfikir sejenak doloe !
Sekarang , akibat dari globalisasi . . .
anak-anak jadi liar . Menerima budaya asing yg tidak sesuai dengan budaya kita .
Anak-anak zaman sekarang dah tahu kekerasan dan mencari hal-hal yg g’ pantes karena kerugian dari globalisasi .
TAPI MERDEKA !
Yah . . . belum sepenuhnya MERDEKA !
TApi , . . . kita patut syukuri !

Powered by Yahoo! Answers