Portal Berita Indonesia

Apa Dampak Negatif Bagi Indonesia Dalam Kerjasama Ekonomi Internasional?

Apa Dampak Negatif Bagi Indonesia Dalam Kerjasama Ekonomi Internasional? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Apa Dampak Negatif Bagi Indonesia Dalam Kerjasama Ekonomi Internasional?

Q: tolong kasih tau linknya yaa. A. Dampak Negatif Kerjasama Ekonomi Internasional terhadap Perekonomian Negaraa.Ketergantungan dengan Negara LainBanyaknya pinjaman modal dari luar negeri daspat membuat Indonesia selalu tergantung pada bantuan negara lain. Hal ini akan menyebabkan Indonesia tidak dapat menggembangkan pembangunan yang lebih baik.b.Intervensi Asing Terhadap Kebijakan Ekonomi IndonesiaSikap ketergantungan yang semakin dalam pada negara [...]

Rating: 4

Q: tolong kasih tau linknya yaa.

A. Dampak Negatif Kerjasama Ekonomi Internasional terhadap Perekonomian Negara
a.Ketergantungan dengan Negara Lain
Banyaknya pinjaman modal dari luar negeri daspat membuat Indonesia selalu tergantung pada bantuan negara lain. Hal ini akan menyebabkan Indonesia tidak dapat menggembangkan pembangunan yang lebih baik.
b.Intervensi Asing Terhadap Kebijakan Ekonomi Indonesia
Sikap ketergantungan yang semakin dalam pada negara lain, dapat menyebabkan negara lain berpeluang melakukan campur tangan pada kebijakan-kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Jika kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah mendapat campur tangan negara lain, hal ini dapat merugikan rakyat.
c.Masuknya Tenaga Asing ke Indonesia
Alih teknologi yang timbul dari kerja sama ekonomi antarnegara memberi peluang masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia. Jika hal ini terjadi tenaga kerja Indonesia menjadi tersingkir dan dampaknya terjadi banyaknya pengangguran.
d.Mendorong Masyarakat Hidup Konsumtif
Barang-barang impor yang masuk ke Indonesia mendorong masyarakat untuk mencoba dan memakai produk-produk impor. Hal ini akan mendorong munculnya pola hidup konsumtif.
Bagaimana cara paling efektif untuk memberantas dan mencegah korupsi di Indonesia?
Q: Saya lahir di jaman penjajahan, masa kecildi jaman perang kemerdekaan, remaja di jaman orla, berkarya di masa orba dan pensiun di orde reformasi. Saat ini bahaya terbesar bagi masa depan Negara dan anak cucu kita adalah kian meraja lelanya koruptor dari tingkat teri sampai tingkat rajanya kakap. SBY tidak mungkin dapat 100% meniadakan korupsi. Kalau SBY dan mentri2nya, angg DPRnya dan pejabat2 dari tingkat RT sampai lingkungan Pres dan Wapres tidak melakukan korupsi saja sudah bagus. Tetapi nyatanya? Negara dengan kekayaan yang melimpah ibaratnya nebar jaring di laut saja kita dapat ikan, nggali tanah saja ada batubaranya, melempar ubi saja dapat berkembang biak. Tidak ada musim dingin yang mengganggu aktifitas dll, kenapa mayoritas penduduknya masih menderita? Kita bisa cari orang terkaya di Indonesia, tapi untuk cari orang termiskin tidak mungkin karena saking banyaknya. Untuk mencegah Negara dan Bangsa Indonesia hancur, bagaimana cara terefektif memberantas dan mencegah korupsi?

A. mas inigoe,

Sejak berdirinya orde baru hingga kini kita hanya dalam wacana saja utk brantas korupsi dan juga kita sibuk cari cara yg super efektif membasi korupsi yg sudah epidemi di negaraini. Capeeeeek deh!

Peraturan sudah lengkap, lembaga yg dibentuk sudah memadai sekarang KPK namanya. Kerjasama internasional utk membasmi korupsi sudah banyak ditandatangani oleh berbagai negara termasuk PBB. Kurang apa lagi?

Barangkali perlu di ambil langkah nasional untuk pemutihan tindak korupsi (semacam pengampunan). Kemudian perlu kesepakatan nasional yg isinya sejak diambilnya langkah kesepakatan nasional ini bila diwaktu yang akan datang terjadi lagi maka tindakan tegas tanpa pandang bulu serta penetapan hukuman yang berat akan dijatuhkan kepada setiap pelanggar. Hal ini tentunya perlu konsensus nasional dan pernyataan tertulis seperti yg dilakukan kepada pejabat negara. Maksudnya adalah seperti surat kuasa utk diproses setiap waktu apabila melakukan tindak pidana.

Demikian sekedar saran sumbang.

Powered by Yahoo! Answers