Portal Berita Indonesia

Apa Dampak Globalisasi Bagi Indonesia Di Bidan Ekonomi,politik,dan Sosial Budaya?

Apa Dampak Globalisasi Bagi Indonesia Di Bidan Ekonomi,politik,dan Sosial Budaya? Diulas oleh pada . Artikel berikut membahas tentang Apa Dampak Globalisasi Bagi Indonesia Di Bidan Ekonomi,politik,dan Sosial Budaya?

Q: A. Dampak globalisasi di bidang ekonomi, antara lain :- Banyaknya produk-produk luar negeri yang masuk ke Indonesia,- Timbulnya persaingan yang tidak sehat terhadap penjualan suatu produk,- Akan menimbulkan kenaikan tingkat konsumsi di masyarakat. Dampak globalisasi di bidang politik, diantaranya :- Timbulnya paham neo liberalisme di pemerintahan,- Adanya campur tangan dari pihak luar bisa memengaruhi [...]

Rating: 4

Q:

A. Dampak globalisasi di bidang ekonomi, antara lain :
- Banyaknya produk-produk luar negeri yang masuk ke Indonesia,
- Timbulnya persaingan yang tidak sehat terhadap penjualan suatu produk,
- Akan menimbulkan kenaikan tingkat konsumsi di masyarakat.

Dampak globalisasi di bidang politik, diantaranya :
- Timbulnya paham neo liberalisme di pemerintahan,
- Adanya campur tangan dari pihak luar bisa memengaruhi segala keputusan yang ada di pemerintahan,
- Negara Indonesia bisa semakin terkenal di dunia dengan politik bebas-aktifnya.

Dampak globalisasi di bidang sosial budaya, meliputi :
- Banyaknya kebudayaan luar negeri yang masuk ke Indonesia,
- Bisa menimbulkan kesenjangan sosial baru di mata masyarakat,
- Kebudayaan dalam negeri kurang mendapat perhatian dari pemerintah akibatnya sering kebudayaan negeri kita diambil oleh negara lain.

Apa dampak globalisasi bagi indonesia di bidan ekonomi,politik,dan sosial budaya?
Q:

A. ekonomi – pasar bebas: dari awal negara ini sudah dibentuk menjadi negara yg konsumtif oleh negara2 industri sebagai pasar bagi produk2 negara industri (contohnya melalui bantuan yg d berikan kpd Indonesia tp syaratnya produk pemberi bantuan bebas masuk ke Indonesia). Ketika era pasar bebas dimulai, barang akan semakin byk yg masuk ke Ind scr bebas, dgn budaya konsumtif yg telah dibentuk dari awal, maka barang2 dari luar akan laris manis d Ind, akhrnya Ind gak mampu memproduksi & menjual barang ke luar negeri & haya membeli dari luar (besar pasak dari pada tiang). neraca perdagangan Ind akan mjd negatif, lama2 negara akan bangkrut.
tapi, jika budaya konsumtif masyarakan bisa sedikit dikurangi & Indonesia mulai membangun industrinya khususnya bidang tekstil & pertanian (krn spesialisasi Ind memang di bidang itu), klo bisa bidang lain jg d kembangkan. Ind akan lbh sejahtera krn Ind dapat memenuhi kebutuhan dlm negeri, sekaligus mengekspor produknya

politik: kyknya gak berpengaruh byk, klo di kaitkan dgn sistem demokrasi, demokrasi di Indonesia kan udah bagus, negara asing pun mengakui itu, cuman oknum2nya yg gak bagus

sosbud: ini kyknya akan membawa dampang yg negatif, kan bisa dilihat klo budaya negatif dari luar yg lebih byk di serap oleh org Ind drpd budaya positifnya, klo semakin byk budaya yg msk Ind, bisa2 org ind semakin kacau

apa dampak positif dan negatif globalisasi terhadap politik luar negri?
Q:

A. Globalisasi positif bagi negara-negara yang telah memiliki fondasi sosial-ekonomi yang kuat, sebaliknya globalisasi menjadi negatif buat negara-negara yang lemah. Indonesia dengan adanya globalisasi akan terpuruk menjadi suatu negara konsumtif tanpa memiliki produk-produk lokal yang masif dan diakui sebagai merk-merk internasional. pada akhirnya kebijakan ekonomi Indonesia akan mudah didikte asing, baik oleh negara asing maupun oleh perusahaan multinasional asing. Indonesia tidak lagi memiliki kedaulatan ekonomi sebagai bagian dari asas berdikari dan merdeka 100% seperti yang pernah didengung-dengungkan oleh para pendiri negara.

Powered by Yahoo! Answers